2018, Mandiri Sekuritas Incar Investor Ritel Naik 12%

Pada 2018, PT Mandiri Sekuritas mengincar penambahan nasabah ritel sebanyak 12% dari posisi saat ini sebanyak 75.000 investor.
Novita Sari Simamora | 20 Desember 2017 13:50 WIB
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir memberikan penjelasan sebelum penyelenggaraan MOST Awards 2017 di Jakarta, Selasa (19/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Pada 2018, PT Mandiri Sekuritas mengincar penambahan nasabah ritel sebanyak 12% dari posisi saat ini sebanyak 75.000 investor.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengungkapkan jumlah investor ritel perseroan telah meningkat 12,3% secara year-on-year dari 67.000 menjadi 75.000 investor.

"Penambahan investor ritel sebanyak 30% dari online sehingga perkembangan digital tidak bisa dihindari," ungkapnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (19/12).

Adapun, transaksi harian nasabah ritel di Mandiri Sekuritas saat ini sudah mencapai Rp650 miliar per hari, atau mencatatkan kenaikan sebanyak Rp100 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Silvano menuturkan, aktivitas transaksi melalui platform online mulai menunjukkan tren peningkatan.

Direktur Mandiri Sekuritas Lisana Irianiwati mengungkapkan, untuk menambah jumlah investor di pasar modal, perseroan juga sudah melakukan edukasi ke masyarakat di perbatasan negara.
Dia mengatakan, sejak melakukan inovasi melalui MOST, jumlah nasabah di perseroan mencatatkan penaikan yang cukup pesat.

"Sebanyak 75% dari memiliki usia kurang dari 35 tahun. Ini menunjukkan telah ada perubahan tren investasi ke arah generasi milenials," ungkap Lisa.

Dari sisi geografis, ungkap Lisa, sebanyak 67% investor Mandiri Sekuritas berada di Pulau Jawa, sisanya berada di luar Pulau Jawa. Dia mengharapkan, aplikasi MOST diciptakan untuk memberikan kemudahan investasi kepada seluruh investor pemula.

Tag : mandiri sekuritas, investor pasar modal
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top