Saham BBRI & TLKM Paling Menekan IHSG di Sesi I, HERO Merosot 12%

Pergerakan ineks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,47% atau 28,52 poin ke level 6.085,13 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (15/12/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 15 Desember 2017 12:38 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan ineks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,47% atau 28,52 poin ke level 6.085,13 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (15/12/2017).

Adapun pada perdagangan kemarin, Kamis (14/12), IHSG ditutup dengan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sekaligus menembus level 6.100 untuk pertama kalinya. Indeks ditutup menguat 0,98% ke 6.113,65.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.075,89 - 6.107,15.

Sebanyak 141 saham menguat, 171 saham melemah, dan 255 saham stagnan dari 565 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor infrastruktur yang melemah 1,04%, disusul sektor industri dasar yang melemah 0,788%.

Saham TLKM (-1,41%), EXCL (-2,95%), JSMR (-1,18%), dan TAMU (-4,91%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor infrastruktur pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Adapun sektor properti  terpantau menguat 0,33% hingga akhir sesi I, sedangkan  sektor pertanian stagnan.

Apa saja 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBRI

-2,02%

TLKM

-1,41%

BMRI

-1,00%

ASII

-0,90%

BBCA

-0,47%

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

HERO

-12,00%

RODA

-10,59%

KBLV

-10,71%

NAGA

-8,93%

UNIT

-8,02%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top