Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lakukan Efisiensi, Intikeramik (IKAI) Hentikan Sementara Produksi Anak Usaha

PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. (IKAI) menghentikan sementara produksi keramik anak usaha, yakni Internusa Keramik Alamasri (INKA).
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 22 Maret 2017  |  10:20 WIB
ILUSTRASI - Antara
ILUSTRASI - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. (IKAI) menghentikan sementara produksi keramik anak usaha, yakni Internusa Keramik Alamasri (INKA).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (22/3/2017) menjelaskan bahwa perseroan melalui INKA menghentikan sementara produksi keramik, yang merupakan produksi utama dari INKA.

Langkah penghentian ini diambil manajemen perseroan seiring dengan semakin ketatnya persaingan usaha yang didorong semakin banyaknya produk-produk impor dari China yang masuk ke Indonesia sehingga harga jual keramik semakin tertekan.

Oleh sebab itu, pereroan bermasuk untuk melakukan efisiensi produksi untuk menekan ongkos produksi melalui investasi di mesin-mesin dan penghematan biaya produksi.

Investasi dilakukan melalui pembelian dan perbaikan di mesin poles. Selain itu juga dilakukan penghematan biaya dengan dipusatkannya kantor marketing dan produksi menjadi satu dan efisiensi di bidang ketenagakerjaan.

“Adapun terkait dengan efisiensi produksi ini, INKA perlu mengamnil langka penghentian sementara atas produksi keramik untuk sementara waktu terkait dengan proses investasi di mesi baru dan efisiensi serta penghematan biaya produksi,” kata Lie Ju Tjhong, Direktur Utama IKAI.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keramik intikeramik
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top