Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

David Audy Jadi Dirut MNCN, Citi Rekomendasi Beli Saham MNCN

Citigroup Securities Indonesia merekomendasikan beli saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dengan target harga Rp2.500.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 08 Oktober 2016  |  18:20 WIB
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Citigroup Securities Indonesia merekomendasikan beli saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dengan target harga Rp2.500.

MNCN saat ini diperdagangkan di price-earning ratio (PER) 2016 sebesar 17 kali dengan pertumbuhan earnings per share (EPS) sebesar 43%, sedangkan PER 2017 sebesar 15 kali dengan EPS 16%.

Momentum pangsa pasar tetap kuat dengan berlanjutnya dominasi drama-drama RCTI di jam tayang utama.

Penguatan rupiah juga berdampak positif bagi perseroan, mengingat komponen biaya program dalam dolar AS sebesar 10%-15% dan eksposur pinjaman yang belum dilindung nilai (unhedged) sebesar US$250 juta.

yakin perubahan manajemen MNCN yang baru saja terjadi berdampak positif ke perseroan.

Rapat umum pemegang saham pada Jumat (30/9/2016) mengesahkan David Audy sebagai direktur utama perseroan, menggantikan Hary Tanoesoedibjo yang bergeser posisi menjadi presiden komisaris perseroan.

Henry Wibowo dan Ferry Wong, analis Citigroup Securities Indonesia, mengatakan ada kekhawatiran dari investor dalam beberapa tahun terakhir bahwa Hary menghabiskan banyak waktu karena harus memenuhi ambisi politiknya.

Hary ialah pendiri dan ketua umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo).

"Perombakan ini ialah bukti dari komitmen manajemen dalam mengatasi kekhawatiran investor. MNCN saat ini dijalankan oleh CEO yang memiliki waktu penuh, yakni David Audy, dengan pengalaman profesionalnya.

Dia juga disegani oleh komunitas media Indonesia," tulis Henry dan Ferry dalam riset yang diterbitkan pada Selasa (4/10/2016).

Menurutnya, Hary Tanoesoedibjo masih dapat memberikan saran strategis dan masukan terhadap MNCN melalui posisinya sebagai komisaris utama MNCN.  

Selain mengangkat David sebagai direktur utama, RUPS pada 30 September 2016 menyetujui penghentian Rosano Barack dari jabatan komisaris utama, Rudijanto Tanoesoedibjo (adik dari Hary Tanoesoedibjo) dari kursi wakil komisaris utama, Charlie Kasim dari posisi direktur independen, dan Irman Gusman dari jabatan komisaris independen.

Pemegang saham juga setuju mengangkat Angela Tanoesoedibjo (anak tertua Hary Tanoesoedibjo) sebagai direktur.

David Audy sebelumnya mulai dikenal komunitas pasar modal ketika masuk dalam departemen investor relation MNCN.

Pria yang saat ini berusia 37 tahun tersebut lulus dari UNSW, Sydney, pada 2003, dengan gelar bachelor of commerce (finance & information system) serta master of commerce (accounting).

David telah bergabung dengan Grup MNC selama lebih dari 13 tahun dan saat ini menjabat sebagai CEO Global TV, komisaris Linktone Indonesia, komisaris MNC GS Homeshopping, dan CEO MNC Lisensi International.

Sebelumnya, David menjabat sebagai CEO PT MNC Tencent (2013-2016), CEO PT Linktone Indonesia (2011-2015), Vice CEO PT Media Nusantara Informasi (2009-2012), dan Head of MNCN IR (2007-2009).

Ipar dari Hary Tanoesoedibjo ini juga pernah menjabat sebagai procurement manager PT Elektrindo Nusantara (2005-2006) dan CRM PT Mobile-8 Telecom Tbk. (2003-2005).

Pada perdagangan Jumat (7/10/2016) saham MNCN ditutup naik 3% ke posisi Rp2.060.

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top