Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Putra (DPUM) Buyback Saham Karyawan Rp8,44 Miliar

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. akan membeli kembali (buyback) 10,55 juta lembar saham yang digenggam karyawan melalui program employee stock allocation senilai Rp8,44 miliar.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 22 Juni 2016  |  16:49 WIB
Ilustrasi Dua Putra Utama Makmur. Harga kesepakatan Rp800 - saham.
Ilustrasi Dua Putra Utama Makmur. Harga kesepakatan Rp800 - saham.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. akan membeli kembali (buyback) 10,55 juta lembar saham yang digenggam karyawan melalui program employee stock allocation senilai Rp8,44 miliar.

Direktur SDM dan IT PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. Risma Ardhi Chandra menuturkan periode penguncian (lock-up) saham yang didistribusikan melalui program ESA berakhir pada 8 Juni 2016. Mayoritas pemegang ESA adalah buruh perseroan.

"Mereka tidak mengerti melakukan transaksi saham DPUM pasca lock-up berakhir. Pihak buruh tersebut sepakat meminta DPUM membeli kembali saham mereka agar bisa mendapatkan dana hasil penjualan secepatnya," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/6/2016).

Risma mengatakan perseroan akan mengakomodir permintaan tersebut sesuai dengan kesepakatan dengan para pekerjaa emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada akhir November 2015.

Aksi buyback saham ESA itu akan digelar melalui pasar negosiasi dengan periode transaksi mulai Juni-Agustus 2016. Jumlah saham ESA yang akan diserap kembali oleh perseroan diproyeksi mencapai 10,55 juta atau 0,25% dari total saham beredar yang mencapai 4,17 miliar lembar.

"Harga kesepakatan Rp800/saham, perkiraan nilai transaksi Rp8,44 miliar. Jika dilaksanakan, pendapatan maupun laba perusahaan tidak mengalami perubahan untuk masa sekarang ini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dua putra utama makmur DPUM
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top