Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI 30 SEPTEMBER: SUN Menguat, Ditopang Yield Tinggi & Apresiasi Rupiah

Data dari Bloomberg menunjukkan yield SUN FR70 turun 2 basis poin ke 9,699% pada pukul 10.42 WIB. Harga SUN bertenor 9 tahun tersebut naik 0,13% ke level 92,473.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 30 September 2015  |  11:08 WIB
OBLIGASI 30 SEPTEMBER: SUN Menguat, Ditopang Yield Tinggi & Apresiasi Rupiah
Obligasi menguat. -
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTAPenguatan rupiah dan daya tarik yield yang tinggi menarik investor kembali masuk ke pasar obligasi sekunder. 

Namun, penguatan SUN diprediksi masih terbatas karena investor menunggu data inflasi yang diterbitkan besok.

Data dari Bloomberg menunjukkan yield SUN FR70 turun 2 basis poin ke 9,699% pada pukul 10:42 WIB. Harga SUN bertenor 9 tahun tersebut naik 0,13% ke level 92,473.

Maximilianus Nico Demus, Analis Pendapatan Tetap dari Samuel Sekuritas, mengatakan investor yield yang tinggi mendorong pembelian SUN bertenor menengah dan panjang.

Lonjakan yield dengan rata-rata kenaikan 20 bps membuat selisih antara SUN bertenor 10 tahund engan US Treasury mencapai 770 bps, jauh lebih tinggi dari rata-rata 10 tahun terakhir.

“Valuasi harga yang murah membuat para investor masuk secara bertahap, hal ini memberikan kesempatan yang baik kepada para investor untuk membeli,” kata Nico.

Namun, dia memperkirakan hari ini pergerakan SUN masih akan terbatas karena investor menunggu data inflasi yang diterbitkan besok oleh BPS.

Nico memperkirakan inflasi akan turun menjadi 6,8% year on year pada September.

“Tren turun inflasi yang konsisten bisa meningkatkan harapan pemangkasan BI Rate ke depan,” ujarnya

 

Pergerakan SUN Seri FR70 di Pasar Sekunder

  

Tanggal

Harga

Yield (%)

30/9/2015

(10:42 WIB)

92,473 (+0,13%

9,699

29/9/2015

92,351 (-0,92%)

9,721

28/9/2015

93,209 (-0,44%)

9,563

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top