Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 15 September: Nikkei dan Topix Tertahan Keputusan BoJ

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,34% ke level 18.026,48 setelah sempat naik hingga 2,03% ke level 18.329,57.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 15 September 2015  |  14:42 WIB
BURSA JEPANG 15 September: Nikkei dan Topix Tertahan Keputusan BoJ
Indeks Nikkei di Bursa Tokyo. - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Laju indeks bursa Jepang tertahan pada Selasa (15/9/2015) setelah Bank of Japan mempertahankan besaran quantitative easing.

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,34% ke level 18.026,48 setelah sempat naik hingga 2,03% ke level 18.329,57.

Tokyo Stock Price Index (Topix) bahkan gagal mempertahankan penguatan, ditutup melemah 0,01% meski sempat naik hingga 1,91% di perdagangan intraday.

Laju penguatan saham-saham di bursa Jepang tertahan oleh keputusan BoJ mempertahankan tingkat stimulus moneter di besaran 80 triliun yen per tahun.

BoJ memutuskan tidak menambah stimulus meski inflasi Jepang kembali stagnan pada Juli, jauh di bawah target 2% yang ditetapkan bank sentral tersebut.

Saham-saham penyedia layanan seluluer masih menjadi beban utama setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan biaya layanan seluler memberatkan ekonomi Jepang.

Saham NTT Docomo Inc, KDDI Corp, dan SoftBank hari ini jatuh lebih dari 2,2% setelah kemarin terpuruk lebih dari 5%.

 

 

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225

 

Tanggal

Level

Perubahan

15/9/2015

18.026,48

+0,34%

14/9/2015

17.965,70

-1,63%

11/9/2015

18.264,22

-0,19%

10/9/2015

18.299,62

-2,51%

9/9/2015

18.770,51

+7,71%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikkei 225 indeks topix
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top