Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA EMERGING MAKET: Indeks MSCI Loyo 9,43 Poin ke 878,27, Setelah Yuan Anjlok

Bursa emerging market mulai lesu dan nilai tukar turun karena khawatir China akan membatasi impor setelah yuan mengalami penurunan tertinggi dalam dua dekade.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 Agustus 2015  |  07:43 WIB
Bursa emerging market anjlok
Bursa emerging market anjlok

Bisnis.com, JAKARTA— Bursa emerging market mulai lesu dan nilai tukar turun karena khawatir China akan membatasi impor setelah yuan mengalami penurunan tertinggi dalam dua dekade.

Aksi jual itu membuat Indeks MSCI Emerging Markets turun dari puncaknya pada 20 September  atau ambang batas bagi bear market.

Kemarin indeks tersebut turun 1,06% atau 9,43 poin ke 878,27 pada penutupan perdagangan Selasa, sekaligus mengakhiri reli yang bergairah sejak 2012, menurut data Bloomberg sebagaimana dikutip, Rabu (12/8/2015).

Yuan mendorong penurunan di antara nilai tukar negara berkembang.  

“Ada semacam kegalauan di kalangan pasar emerging markets saat ini karena kondisi ekonomi kurang menguntungkan bagi mereka,” ujar Alan Gayle, Senior Strategist Ridgeworth Investments.

Fakta bahwa China membiarkan mata uangnya melemah meski dalam tekanan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emerging market ekonomi china

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top