Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PT Timah, Satu-satunya Penjual dalam Kontrak Pasar Domestik

PT Timah Tbk. (Persero) akan menjadi satu-satunya smelter yang terdaftar di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia yang menjadi penjual untuk kontrak timah khusus perdagangan dalam negeri.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 29 Juli 2015  |  13:23 WIB
PT Timah, Satu-satunya Penjual dalam Kontrak Pasar Domestik
Timah batangan. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Timah Tbk. (Persero) akan menjadi satu-satunya smelter yang terdaftar di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia yang menjadi penjual untuk kontrak timah khusus perdagangan dalam negeri.

Mardjoko, Kepala Biro Analisis Pasar Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi Indonesia (Bappebti), mengatakan sampai saat ini hanya emiten berkode TINS itu yang bersedia untuk memenuhi pelaku pasar dalam negeri.

"Saya juga tidak tahu alasan smelter lain yang tidak merespon untuk menjadi pemasok kebutuhan timah dalam negeri ini," ujarnya dalam peluncuran kontrak timah untuk pelaku pasar dalam negeri pada (29/7).

Nantinya, dalam kontrak timah untuk pelaku pasar dalam negeri itu, TINS akan memenuhi kebutuhan timmah dari 133 perusahaan industri timah solder dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Kebutuhan timah dari industri solder itu sebesar 1.500 ton setiap tahunnya.

Dadang Mulyadi, Direktur Niaga TImah (Persero), mengatakan dengan menjadi pemasok timah pasar dalam negeri mungkin bisa membantu meningkatkan kinerja  perseroan terutama dari penjualan timah.

"Namun, porsi kebutuhan timah di dalam negeri ini memang masih kecil, tetapi kami tetap berharap dapat menyokong kinerja perseroan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa komoditas bursa komoditas bursa komoditas pt timah tbk
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top