Bisnis.com, JAKARTA- PT Pemeringkat Efek Indonesia menetapkan kembali peringkat idA untuk PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE).
Pefindo juga memberikan peringkat idA untuk rencana obligasi berkelanjutan tahun 2015 senilai Rp2 triliun. Dana hasil penerbitann obligasi akan digunakan untuk membiayai kembali sebagian dari utang perusahaan. Adapun, outlook peringkat perusahaan adalah stabil.
Analis Pefindo Martin Pandiangan & Niken Indriarsih mengatakan peringkat mencerminkan kuatnya posisi pasar TELE dalam bisnis distribusi voucher pulsa telepon seluler disertai keuntungan sinergi dari Grup Telkom, jaringan distribusi yang ekstensif, dan sumber pendapatan yang stabil.
"Peringkat dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif, perlindungan arus kas yang moderat, dan persaingan yang ketat dalam perdagangan telepon seluler," katanya dalam siaran pers, Senin (6/7).
Pendapatan TELE terutama diperoleh dari penjualan voucher pulsa dan kartu perdana (58,9%), penjualan telepon seluler (38,3%) dan lainnya (2,8%) dari total pendapatan selama 3 bulan pertama 2015.
Pefindo Sematkan Peringkat idA untuk Tiphone Mobile
PT Pemeringkat Efek Indonesia menetapkan kembali peringkat idA untuk PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Riendy Astria
Editor : Rustam Agus
Topik
Konten Premium
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.
37 menit yang lalu
Intip Capaian ESG Emiten Rumah Sakit: MIKA, HEAL hingga SILO
43 menit yang lalu
Gigit Jari Kala Harga Buyback Emas Antam Rekor 4 Kali Kamis (23/1)
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
12 menit yang lalu
RS Mayapada (SRAJ) Targetkan Miliki 12 Rumah Sakit pada 2025
37 menit yang lalu
Intip Capaian ESG Emiten Rumah Sakit: MIKA, HEAL hingga SILO
43 menit yang lalu
Gigit Jari Kala Harga Buyback Emas Antam Rekor 4 Kali Kamis (23/1)
50 menit yang lalu
Waskita Karya (WSKT): Dua Bendungan Siap Diresmikan Presiden Prabowo
1 jam yang lalu