Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wijaya Karya Beton Resmi Melantai di Bursa dengan Kode WTON

Hari ini, Selasa (8/4/2014) PT Wijaya Karya Beton Tbk. resmi melantai di bursa dengan kode WTON. Perseroan menjadi emiten ke-7 yang mencatatkan diri di bursa tahun ini dan masuk dalam sektor basic industry and chemical.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 08 April 2014  |  10:07 WIB
Wijaya Karya Beton Resmi Melantai di Bursa dengan Kode WTON
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, Selasa (8/4/2014) PT Wijaya Karya Beton Tbk. resmi melantai di bursa dengan kode WTON. Perseroan menjadi emiten ke-7 yang mencatatkan diri di bursa tahun ini dan masuk dalam sektor basic industry and chemical.

Harga saham WTON sempat mencapai level Rp885 per saham atau naik sekitar 50% dari harga saham semula Rp590. Adapun harga terendah adalah Rp695 per saham.

Sebelumnya, harga saham pada penawaran umum perdana ini telah ditetapkan sebesar Rp590 per saham. Pada IPO ini perseroan menerbitkan 2,04 miliar saham atau skitar 23,47% dari komposisi pemegang saham perseroan. Adapun, dari presentase tersebut alokasi untuk karyawan atau emlployee stock allocation (ESA) sebesar 3%.

Dengan jumlah tersebut, WTON memperkirakan meraup dana Rp1,2 triliun. Dari jumlah itu sekitar 85% akan digunakan untuk pengembangan usaha dan 15% untuk tambahan modal kerja.

Adapun, berdasarkan data pemesanan dan penjatahan, perseroan mengalami oversubsrice sebanyak 17,13 kali.  

Sebagai informasi, WTON adalah anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Perusahaan ini didirikan pada 1997.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya wijaya karya beton
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top