Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Jual dan Buyback Emas Antam Stagnan, Simak Daftarnya

Harga jual emas batangan ritel di Tanah Air dipatok stagnan pada Selasa (17/12/2013), berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 17 Desember 2013  |  08:49 WIB
Harga Jual dan Buyback Emas Antam Stagnan, Simak Daftarnya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga jual emas batangan ritel di Tanah Air dipatok stagnan pada Selasa (17/12/2013), berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.

Harga Emas (gram) Selasa, 17 Desember 2013

Acuan

Perubahan

Harga

Jual

-

Rp490.600-Rp530.000

Buyback

-

Rp470.000

Comex

-US$0,07

US$39,94

Sumber: Antam & Bloomberg

Daftar harga emas BUMN tambang tersebut pukul 08.25 WIB menyebutkan harga jual emas batangan tetap dipatok pada level Rp490.600-Rp530.000.

Level harga Rp490.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp530.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) Antam juga dipatok stagnan di level Rp470.000.

Pergerakan harga emas Antam itu tidak sejalan dengan pasar global di bursa komoditas New York. Setelah naik pada awal perdagangan, indeks Comex Gold Bloomberg turun US$0,07/gram ke level US$39,94/gram pada pukul 08.02 WIB.

Harga emas Antam di Jakarta Selasa, 17 Desember 2013

Gram

Rp/gram

500

490.600

250

491.000

100

491.500

50

492.000 

25

493.000 

10

496.000

5

501.000

4

501.000

3

504.000

2,5

516.000

2

510.000

1

530.000

Sumber: Antam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar Harga Emas Hari Ini harga emas antam harga emas comex Rupiah

Sumber : Bloomberg & Antam

Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top