Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Express Transindo Utama Realisasikan Capex Rp125 Miliar

BISNIS.COM, JAKARTA--Emiten transportasi darat, PT Express Transindo Utama Tbk menyatakan penyerapan anggaran belanja modal pada kuartal I/2013 mencapai Rp125 miliar dari total alokasi yang disiapkan perseroan untuk ekspansi bisnis tahun ini. David Santoso,

BISNIS.COM, JAKARTA--Emiten transportasi darat, PT Express Transindo Utama Tbk menyatakan penyerapan anggaran belanja modal pada kuartal I/2013 mencapai Rp125 miliar dari total alokasi yang disiapkan perseroan untuk ekspansi bisnis tahun ini.

David Santoso, Direktur Keuangan PT Express Transindo Utama Tbk, mengemukakan penyerapan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) kuartal pertama tahun ini, sebagian besar digunakan untuk penambahan armada yang beroperasi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek).

"Realisasi capex kuartal pertama sudah mencapai 25% dari total rencana belanja modal tahun ini sebesar Rp500 miliar," ujarnya di Gedungi BEI, Rabu (1/5/2013).

Adapun sumber pendanaan untuk belanja modal emiten berkode TAXI tersebut, diperoleh dari pinjaman PT Bank Central Asia sebesar Rp350 miliar serta dari kas internal hasil initial public offering (IPO).

Menurut David, dari hasil penyerapan belanja modal tersebut, jumlah armada taksi reguler di wilayah Jadebetabek telah mencapai 8.400 unit hingga kuartal I/2013, bertambah 365 unit dibandingkan posisi di akhir 2012 sebanyak 8.035 unit.

Angka tersebut telah mencapai angka 18% dari target perseroan yang akan menambah 2.000 unit armada reguler hingga akhir tahun ini.

"Jika dibandingkan dengan posisi tahun lalu, penambahan armada baru cukup on track dalam pencapaian target tahun ini," kata David.

Berdasarkan catatan Bisnis, PT Express Transindo Utama pada pekan pertama April 2013 juga telah  merampungkan proses akuisisi PT Ekspres Mulia Kencana senilai Rp67 miliar guna mendapatkan penambahan izin operasional taksi reguler.

Strategi emiten Grup Express tersebut untuk mendukung target perusahaan untuk meraih market share 40% hingga 2015 mendatang untuk taksi reguler.

Sementara terkait rencana penaikan harga BBM, imbuhnya, perseroan juga telah melakukan sejumlah langka alternatif dengan menggunakan BBG untuk operasional taksi.

"Untuk langkah lainnya, kami masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah terlebih untuk penentuan tarif nantinya, karena ini juga menyangkut hajat hidup orang banyak," jelas David.

Herwan Gozali, Direktur Operasional PT Express Transindo Utama, mengatakan serapan belanja modal kuartal I/2013 juga digunakan untuk pengembangan training centre bagi pengemudi Exprees Taxi.

"Saat ini kami kami telah memiliki empat training centre yang tersebar di Tangerang, Bekasi dan Jakarta. Kedepannya akan kami bangun di beberapa lokasi yang dekat dengan pangkaalan Taxi Express," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper