Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA MINYAK WTI: Turun 2,5%, Terendah Dalam Sebulan Terakhir

BISNIS.COM, NEW YORK--Minyak mentah West Texas Intermediate turun ke level terendah dalam 1 bulan terakhir setelah penjualan ritel AS turun. dan upaya Siprus mencari dana lebih, serta sinyal permintaan bahan bakar yang lebih rendah.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 13 April 2013  |  00:10 WIB

BISNIS.COM, NEW YORK--Minyak mentah West Texas Intermediate turun ke level terendah dalam 1 bulan terakhir setelah penjualan ritel AS turun. dan upaya Siprus mencari dana lebih, serta sinyal permintaan bahan bakar yang lebih rendah.

Kontrak berjangka turun 3,5% setelah Departemen Perdagangan menunjukkan angka penjualan tergelincir 0,4%bulan lalu, terbesar sejak Juni.

Sebuah patokan mengukur sentimen konsumen AS juga turun ke titik terendah dalam 9 bulan terakhir.

Siprus menyatakan mencari peningkatan bantuan hingga US$13 miliar) yang dijanjikan Uni Eropa.

Indeks The Standard & Poor GSCI 24 komoditas anjlok dipimpin oleh harga logam dan kontrak energi.

"Sampai kita melihat beberapa sinyal kuat pertumbuhan ekonomi yang lebih besar, potongan minyak bergerak lebih rendah," kata Chip Hodge, senior managing director Manulife Asset Management di Boston.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman Mei turun US$2,38 atau 2,5% ke US$91,13 per barel pada 11:53 di New York Mercantile Exchange.

Kontrak tersebut menyentuh US$90,27, level terendah sejak 7 Maret. Harga telah jatuh 1,7% sepekan terakhir.

Brent untuk pengiriman Mei turun US$2,15 atau 2,1% ke US$102,12 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak wti minyak brent

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top