Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Hari Ini Loyo, 3 Saham Konglomerat Pesta Cuan

Sebanyak tiga saham konglomerat seperti BBCA, BYAN, dan TPIA pesta cuan saat IHSG hari ini melemah.
Investor mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Kamis (2/5/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Investor mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Kamis (2/5/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — IHSG hari ini ditutup melemah ke level 7.240 pada perdagangan hari ini, Kamis (25/7/2024). Meskipun indeks komposit lesu, ada tiga saham big caps milik konglomerat Tanah Air seperti BBCA, BYAN dan TPIA terpantau pesta cuan.

Mengacu data RTI Business pukul 16.00 WIB, IHSG terkoreksi 0,31% atau 22,48 poin ke level 7.240,27. Sepanjang sesi, IHSG bergerak di rentang 7.207 hingga 7.268.

Pada hari ini tercatat sebanyak 183 saham menguat, 379 saham melemah, dan 232 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau sebesar Rp12.282 triliun.

Kendati IHSG melemah, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) milik konglomerat Hartono bersaudara terpantau memimpin jajaran big caps dengan kenaikan 2,23% ke posisi Rp10.300 per saham.

Kemudian, disusul saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) milik taipan Low Tuck Kwong yang naik 1,30% ke posisi Rp17.500 per saham. Diikuti saham Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang menguat 0,27% ke Rp9.450 per saham.

Dari jajaran BUMN, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) terpantau naik 0,98% ke level Rp3.090 per saham. Diikuti Bank Mandiri (BMRI) yang naik 1,54% ke Rp6.575 per saham.

Sementara itu, jajaran saham terlaris dihuni oleh BBRI senilai Rp1,3 triliun, disusul BBCA dan BMRI senilai Rp1 triliun dan Rp433,1 miliar.

Adapun, deretan saham top gainers dipimpin oleh PT Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) yang tembus auto rejection atas (ARA) 34,74% ke posisi Rp256 per saham. Sementara itu jajaran saham top losers dihuni oleh PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) terkoreksi 35% atau ambles auto rejection bawah (ARB) ke Rp117 per saham.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengatakan entimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini dari dalam negeri, IHSG kembali mengalami koreksi dalam dua hari beruntun kemarin.

"Pelaku pasar cenderung melakukan aksi profit taking sering wait and see rilis kinerja keuangan saat terjadi volatilitas nilai tukar rupiah pada kuartal II/2024," ujarnya.

Menurutnya, pada perdagangan kemarin yang cenderung sepi, investor asing catatkan jual bersih senilai Rp368,77 miliar. Aksi outflow terjadi pada saham big caps seperti BMRI, BBRI, TLKM dan BBNI. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper