Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Teladan Prima Agro (TLDN) Tebar Dividen Rp158 Miliar, Cek Jadwalnya

Teladan Prima Agro (TLDN) mengumumkan jadwal pembagian dividen senilai total Rp158 miliar.
PT Teladan Prima Agro Tbk resmi mencatatkan sahamnya dipapan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada  Selasa (12/4/2022).
PT Teladan Prima Agro Tbk resmi mencatatkan sahamnya dipapan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/4/2022).

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten sawit PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN) menyampaikan jadwal pembagian dividennya sebesar Rp158 miliar. Cum date untuk dividen TLDN dijadwalkan pada pekan depan. 

Teladan Prima Agro diketahui akan membagikan dividen ke pemegang saham sebesar Rp158,08 miliar untuk tahun buku 2023. Dividen yang dibagikan berasal dari perolehan laba bersih TLDN sepanjang 2023 yang mencapai Rp451,79 miliar. 

Adapun dividen yang akan dibagikan TLDN kepada investornya ini setara dengan Rp12,21 per saham. Tanggal cum date dividen TLDN di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 6 Mei 2024. Selanjutnya, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 7 Mei 2024. 

Sementara itu, cum dividen untuk pasar tunai adalah pada 8 Mei 2024, dengan tanggal ex dividen di pasar tunai pada 13 Mei 2024. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 8 Mei 2024. Tanggal pembayaran dividen akan dilakukan TLDN pada 21 Mei 2024.

Selain untuk dividen, laba bersih TLDN sebesar Rp292,71 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan. Sisanya sebesar Rp1 miliar dimasukkan TLDN sebagai cadangan. 

Sebagai informasi, besaran dividen yang dibagikan oleh TLDN ini secara total turun dibandingkan tahun buku 2022. Kala itu TLDN membagikan dividen sebesar Rp175,03 miliar dari laba bersih 2022.

Meski demikian, dividend payout ratio TLDN meningkat dibandingkan tahun buku 2022. Dividend payout ratio TLDN untuk tahun buku 2023 adalah sebesar 35,14%, naik dari tahun buku 2022 yang sebesar 30,49% dari laba bersih tahun buku 2022.

Adapun TLDN mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp451,78 miliar pada 2023. Raihan laba bersih ini turun 21,29% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2022 sebesar Rp573,97 miliar. 

Sementara itu, pendapatan TLDN tercatat sebesar Rp4 triliun sepanjang tahun 2023, naik 10,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,61 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper