Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bisnis Fiber Optic kian Menjanjikan, Sucor Sekuritas Bidik Saham MTEL di Rp800

Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel setelah melihat prospek bisnis fiber optic yang menjanjikan.
Menara telekomunikasi Mitratel/Dok. Mitratel
Menara telekomunikasi Mitratel/Dok. Mitratel

Bisnis.com, JAKARTA – Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel setelah melihat prospek bisnis fiber optic yang menjanjikan.

Analis Sucor Sekuritas Christofer Kojongian menyebut Mitratel telah melakukan sikap agresif dalam memperkuat segmen bisnis fiber optic. Hal itu terlihat jelas dari upaya perseroan menambah 10.000 km serat optik dengan biaya Rp1 triliun.

“Penambahan ini akan mendorong total jejak serat optik menjadi 42.521 km. Oleh karena itu, kami memproyeksikan pendapatan yang dihasilkan dari bisnis fiber pada 2024 akan mencapai Rp273 miliar atau naik 32% yoy dan berkontribusi 3% terhadap pendapatan,” ungkapnya dalam riset, Selasa (26/3/2024).

Disclaimer: ...

Christofer menambahkan para operator telekomunikasi akan memperkuat jangkauan mereka di luar Jawa. Hal itu akan sejalan dengan ekspansi bisnis fiber MTEL yang agresif sehingga mampu mendukung pertumbuhan pendapatan dan laba pada 2024 masing-masing sebesar 8% dan 5% menjadi Rp9,3 triliun dan Rp2,1 triliun. Adapun konsolidasi dalam industri menara yang memberikan pilihan terbatas juga berpotensi dimanfaatkan oleh Mitratel.

Pasalnya, Mitratel tercatat sebagai pemain menara dengan portofolio terbesar di Indonesia. Jumlah menara MTEL di Jawa mencapai 15.777 sedangkan di luar Jawa mencapai 22.237 unit. Masing-masing mencatatkan tenancy ratio sebesar 1,63 kali dan 1,43 kali.

“Akuisisi menara dapat memperkuat posisi MTEL sebagai perusahaan menara terbesar, meningkatkan jangkauan dan jangkauan serat optiknya di wilayah perkotaan. Perusahaan ini juga masih memiliki rasio utang bersih terhadap ekuitas dan utang terhadap EBITDA yang paling rendah di antara perusahaan sejenis,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Christofer merekomendasikan beli saham MTEL dengan target harga Rp800 menggunakan proyeksi kinerja 11,4x EV/EBITDA pada 2024. Sucor Sekuritas merekomendasikan MTEL karena pertumbuhan top-line yang unggul dari penambahan menara baru baik akuisisi maupun yang baru dibangun.

Kedua peningkatan margin profitabilitas dari peningkatan rasio sewa terutama di wilayah luar Jawa, dan potensi penerima manfaat dari perluasan cakupan MNO di luar Jawa.

Selain itu, rasio penyewaan Mitratel meningkat dari 1,47 kali pada 2022 menjadi 1,51 kali pada 2023, didukung oleh 2.596 menara dan penambahan 5.403 penyewa.

“Kami melihat MTEL sebagai perusahaan menara yang paling sedikit terkena dampak [negatif] dari merger loH dan sebaliknya justru mendapat manfaat dari ekspansi operator jaringan seluler di luar Jawa yang tercermin dari pendapatan yang lebih tinggi yang diterima dari ISAT dan EXCL,” pungkasnya.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper