Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TP Rachmat dan Boy Thohir Borong Saham ESSA Rp1,61 Triliun

Garibaldi ‘Boy’ Thohir dan Theodore Permadi (TP) Rachmat menambah kepemilikan saham PT Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA) senilai Rp1,61 Triliun.
Garibaldi Boy Thohir, Presiden Direktur Adaro Energy/Bisnis-Arif Budisusilo
Garibaldi Boy Thohir, Presiden Direktur Adaro Energy/Bisnis-Arif Budisusilo

Bisnis.com, JAKARTA - Garibaldi ‘Boy’ Thohir dan Theodore Permadi (TP) Rachmat menambah kepemilikan saham PT Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA) senilai Rp1,61 Triliun di pasar negosiasi.  

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Boy Thohir diketahui menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 2,43 miliar saham atau setara 8,59%. Saat ini Boy Thohir menggenggam saham ESSA sebanyak 14,14% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. 

Selanjutnya TP Rachmat membeli 7,02% atau sebanyak 1,20 miliar saham. Alhasil saham yang digenggam TP Rachmat saat ini adalah sebesar 7,02%. Kemudian Akraya International juga tercatat membeli sebanyak 7,5% saham ESSA atau sebanyak 1,29 miliar saham. 

Pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, Pemilik mayoritas saham PT Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA), PT Trinugraha Akraya Sejahtera, telah menjual sebagian kepemilikan sahamnya sebesar 18,74%, atau setara dengan 3.228.638.000 lembar saham. 

Transaksi ini dilakukan pada tanggal 29 Februari lalu dengan harga Rp500 per saham, yang merupakan harga yang lebih rendah daripada harga penutupan pada tanggal tersebut, yang berada di level Rp515 per saham. 

Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Trinugraha Akraya dalam ESSA berkurang menjadi sekitar 1,01%, atau sekitar 173.687.000 lembar saham, dibandingkan dengan kepemilikan sebelumnya sebesar 3.402.325.000 lembar atau sekitar 19,75%.

Pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Selasa (5/3/2024) saham ESSA berada di level Rp535 per saham atau naik 3,88%. Sepanjang perdagangan saham ESSA bergerak di level Rp520 hingga Rp535 per saham. 

Adapun sebanyak 22,66 juta saham beredar dengan nilai transaksi mencapai Rp11,95 miliar. PER tercatat sebesar 17,27 kali dengan PBVR sebesar 1,58 kali, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp9,22 triliun. 

---------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper