Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sido Muncul (SIDO) Gelar RUPST April 2024, Siap Tebar Dividen Jumbo?

Emiten produsen Tolak Angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) akan menggelar RUPST pada April 2024. Dividen jumbo siap ditebar?
Emiten produsen Tolak Angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) akan menggelar RUPST pada April 2024. Dividen jumbo siap ditebar? Bloomberg/Dimas Ardian
Emiten produsen Tolak Angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) akan menggelar RUPST pada April 2024. Dividen jumbo siap ditebar? Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2024. Jelang rapat, mungkinkah SIDO kembali menebar dividen jumbo pada tahun ini?

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), SIDO akan menggelar RUPST pada 3 April 2024 di Semarang, Jawa Tengah. Adapun pemanggilan rapat baru akan diumumkan perseroan pada 8 Maret mendatang.

Manajemen SIDO menjelaskan para pemegang saham yang berhak menghadiri RUPST adalah mereka yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 7 Maret 2023 hingga pukul 16.00 WIB.

Terkait dengan dividen tahun 2023, Direktur Keuangan SIDO Leonard mengatakan bahwa perseroan biasanya membagikan dividen sebanyak dua kali dalam setahun yang dijadwalkan pada November dan April, dengan rasio dividen di kisaran 85%-90% dari laba bersih.

“SIDO sangat rajin untuk membagikan dividen, biasanya kami membagikan dividen itu di atas 85% atau di atas 90%. Bahkan dua tahun lalu, kalau tidak salah, kami bagikan sampai 100%,” ujar Leonard dalam paparan publik pada akhir November 2023.

Berkaca pada RUPST tahun lalu, manajemen SIDO menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,09 triliun atau setara Rp36,5 per saham. Besaran ini mencerminkan dividen payout ratio 99,13% dari laba bersih perseroan tahun 2022.

Sementara itu, sepanjang tahun 2023, SIDO membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp950,64 miliar. Perolehan ini turun 13,95% dari periode yang sama tahun lalu, yakni Rp1,10 triliun.

Penurunan laba bersih diakibatkan oleh pelemahan kinerja penjualan yang turun 7,8% year-on-year (YoY) menjadi Rp3,56 triliun pada 2023. Pada saat bersamaan, beban pokok penjualan menurun ke Rp1,54 triliun dibandingkan Rp1,69 triliun pada tahun 2022.

Dengan demikian, Sido Muncul mengakumulasikan laba bruto sebesar Rp2,01 triliun sepanjang tahun lalu. Capaian ini turun dibandingkan tahun 2022 yang mencapai Rp2,16 triliun.

Manajemen SIDO menjelaskan bahwa meskipun terdapat pertumbuhan yang signifikan pada kuartal IV/2023, secara keseluruhan penjualan tahun 2023 masih mengalami penurunan sebesar 7,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“[Hal itu] sebagai akibat dari melemahnya daya beli dan inflasi pangan yang cukup tinggi di tahun 2023," ujar manajemen SIDO dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (20/2/2024).

Namun, di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang, perseroan masih mampu mempertahankan pangsa pasar khususnya untuk produk unggulannya yakni Tolak Angin yang menguasai 72% market share hingga akhir 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper