Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Turun Tipis usai BI Rate Tetap 6%, Saham BBCA-GOTO Lesu

IHSG terkoreksi setelah Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6% pada Rabu (21/2/2024).
Annisa Kurniasari Saumi,Hafiyyan
Rabu, 21 Februari 2024 | 16:10
IHSG terkoreksi setelah Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6% pada Rabu (21/2/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
IHSG terkoreksi setelah Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6% pada Rabu (21/2/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi setelah Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6% pada Rabu (21/2/2024). 

IHSG ditutup turun 0,05% atau 3,57 poin menjadi 7.349,02 hari ini. IHSG bergerak di rentang 7.286-7.370 sepanjang sesi, yang mayoritas bergerak di zona merah.

Terpantau 221 saham naik, 326 saham melemah, dan 224 saham stagnan. Sejumlah saham big cap bervariasi. Saham BBRI stagnan di Rp6.300, BMRI naik 1,40% ke Rp7.250, BBCA turun 0,50% ke Rp9.975, TLKM turun 0,71% ke Rp4.180, dan ASII naik 0,96% ke 5.250.

Selanjutnya, saha AMMN turun 2,80% ke Rp7.800, BBNI turun 0,41% ke Rp6.000, dan GOTO urun 3,61% ke Rp80 per saham.

Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Martha Christina menjelaskan mayoritas konsensus sebelumnya telah memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuannya di 6% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) kali ini.

"Karena mayoritas konsensus tetap di 6%, maka tidak akan banyak mempengaruhi pasar," kata Martha, Rabu (21/2/2024). 

Dia melanjutkan pada periode Februrari ini, selain dari RDG BI dan hasil Pemilu 2024, dari domestik gerak IHSG juga akan dipengaruhi oleh rilis kinerja perusahaan tahun 2023. Sentimen seputar suku bunga acuan The Fed juga akan mempengaruhi inflow asing ke market Indonesia. 

Dengan suku bunga yang tetap pada 6% ini, Mirae Asset Sekuritas masih melihat sektor perbankan menjadi sektor yang tetap menarik untuk diperhatikan. Mirae Sekuritas memberikan rekomendasi bagi saham BMRI dan BBRI. 

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkap alasan Dewan Gubernur BI mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate di level 6 persen pada Februari 2024.  

”Rapat Dewan Gubernur [RDG] Bank Indonesia pada 20 dan 21 Februari 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 6%,” ujarnya dalam konferensi pers RDG BI, Rabu (17/1/2024). 

Dengan demikian, suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility tetap sebesar 6,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper