Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prabowo Gibran Unggul Quick Count, Investor Asing Net Buy Rp2,73 Triliun

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp2,73 triliun pada perdagangan hari ini, usai hasil quick count Pilpres 2024 menunjukkan Prabowo-Gibran unggul.
Ibad Durrohman,Rizqi Rajendra
Kamis, 15 Februari 2024 | 18:41
Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp2,73 triliun pada perdagangan hari ini, usai hasil quick count Pilpres 2024 menunjukkan Prabowo-Gibran unggul. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp2,73 triliun pada perdagangan hari ini, usai hasil quick count Pilpres 2024 menunjukkan Prabowo-Gibran unggul. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp2,73 triliun pada perdagangan hari ini, Kamis (15/2/2024), atau sehari setelah gelaran Pemilu 2024 dan hasil quick count menunjukkan paslon 02 Prabowo-Gibran unggul.

Berdasarkan laporan statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan buy sebesar Rp8,96 triliun, dengan sell sejumlah Rp6,23 triliun sepanjang sesi hari ini. Dengan jumlah tersebut, didapati net buy dari investor asing sebesar Rp2,73 triliun. Adapun secara year to date net buy tercatat sebesar Rp18,40 triliun.

Saham-saham perbankan masih menjadi favorit investor asing hari ini. Saham BMRI misalnya, dibeli investor asing dengan nilai net foreign buy sebesar Rp541,4 miliar.

Selain BMRI, saham bank lain juga menjadi incaran investor asing, yakni BBCA, BBRI dan BBNI dengan nilai masing-masing Rp466,5 miliar, Rp347,6 miliar, dan Rp217,8 miliar. 

Saham di sektor lain yang menjadi favorit investor asing adalah TLKM dengan net buy sebesar Rp205,4 miliar. Lalu, saham FILM dengan nilai Rp165,8 miliar, SMGR dengan nilai Rp69 miliar, hingga UNVR dengan nilai Rp61,6 miliar. 

Saham milik Prajogo Pangestu BRPT juga menjadi favorit asing hari ini dengan nilai net buy sebesar Rp68,2 miliar. Selain itu, saham AMMN juga dibeli asing dengan nilai Rp55,3 miliar, dan AMRT dengan nilai Rp42,3 miliar.

Daftar 10 Saham Buruan Investor Asing Hari Ini:

  1. BMRI (Rp541,4 miliar)
  2. BBCA (Rp466,5 miliar)
  3. BBRI (Rp347,6 miliar)
  4. BBNI (Rp217,8 miliar)
  5. TLKM (Rp205,4 miliar)
  6. FILM (Rp165,8 miliar)
  7. SMGR (Rp69 miliar)
  8. BRPT (Rp68,2 miliar)
  9. UNVR (61,6 miliar)
  10. AMMN (Rp55,3 miliar)

Seiring dengan gotolnya investor asing melakukan aksi borong saham Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat 1,30% atau 93,53 poin ke 7.303,28 hari ini. Sepanjang sesi, indeks komposit melaju di zona hijau di rentang 7.298-7.365.

Adapun, sebanyak 21,26 miliar saham diperdagangkan hari ini dengan nilai transaksi Rp16,63 triliun, dan frekuensi 1,47 juta kali. Pelaku pasar merespons hasil quick count Pemilu 2024 yang membuat IHSG melesat.

Tercatat, sebanyak 348 saham menguat, 201 saham melemah, dan 227 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.552 triliun.

Adapun, saham-saham bank jumbo menduduki posisi saham terlaris hari ini. Misalnya, BBRI dengan nilai transaksi Rp1,9 triliun, disusul BBCA senilai Rp1,6 triliun. Saham BBRI naik 2,08% ke Rp6.125, sedangkan BBCA naik 1,29% ke Rp9.850.

Berikutnya, saham BMRI menorehkan transaksi senilai Rp1,6 triliun, diikuti BBNI sebesar Rp786 miliar. Adapun, saham BMRI menguat 2,49% ke Rp7.200, sementara BBNI naik 2,13% ke Rp6.000.

Adapun, menurut quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI) hingga Kamis (15/2/2024) pukul 10.10 WIB, paslon nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul dibandingkan paslon lainnya dengan perolehan sementara 57,50% suara.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengatakan,sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) pada Januari 2024 melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 125 atau lebih tinggi dibandingkan periode Desember 2023 sebesar 123,8. 

"IHSG hari ini Kamis (15/2) diprediksi bergerak mixed dan menguat dalam range 7.200-7.300," ujar Ratih dalam riset Kamis (15/2/2024).

Sementara itu, dari mancanegara, Amerika Serikat (AS) mencatat inflasi tahunan pada Januari 2024 di level 3,1%, atau lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya sebesar 3,4%. Meskipun angka inflasi lebih rendah, namun masih di atas proyeksi konsensus sebesar 2,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper