Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ecocare (HYGN) Pede Kineja Keuangan Tumbuh 25% Usai IPO

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk. (HYGN) membidik pertumbuhan pendapatan hingga 25% dan laba bersih sebesar 20% usai resmi IPO di Bursa.
Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Jajaran Direksi PT Ecocare Indo Pasifik Tbk. (HYGN) dalam seremoni pencatatan saham perdana, Selasa (13/2/2024). Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan hingga 25% dan laba bersih sebesar 20% usai resmi IPO di Bursa. /Bisnis Indonesia-Artha Adventy
Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Jajaran Direksi PT Ecocare Indo Pasifik Tbk. (HYGN) dalam seremoni pencatatan saham perdana, Selasa (13/2/2024). Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan hingga 25% dan laba bersih sebesar 20% usai resmi IPO di Bursa. /Bisnis Indonesia-Artha Adventy

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten anyar PT Ecocare Indo Pasifik Tbk. (HYGN) membidik pertumbuhan pendapatan hingga 25% dan laba bersih sebesar 20% usai resmi IPO di Bursa.

Direktur Utama Ecocare Indo Pasifik Wincent Yunanda Yong mengatakan target pendapatan dan laba bersih akan ditopang oleh tiga segmen bisnis yaitu penyedia berbagai jasa dan produk hygiene, penyedia layanan pengelolaan hama profesional, dan penyedia jasa pembersihan fasilitas gedung.

“Di akhir 2023 kita membukukan pendapatan sekitar Rp230 miliar dan laba bersih sekitar Rp18-Rp19 miliar,” katanya di Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/2/2024).

Beberapa strategi yang akan dilakukan termasuk meningkatkan penetrasi pasar dan memperluas basis pelanggan serta jangkauan area yang ada melalui langkah-langkah seperti menambah jumlah tenaga penjualan.

Selain itu, operasional layanan akan didigitalisasikan menggunakan aplikasi untuk meningkatkan fungsi pemantauan. Produk yang ditawarkan akan diperluas dan unit lama akan diubah desainnya melalui inovasi.

Kolaborasi dengan grup perusahaan lain atau akuisisi juga akan dilakukan untuk melibatkan inisiatif pemasaran bersama. Pelatihan dan peningkatan operasional akan diperkuat dengan fasilitas pelatihan baru.

Pada bulan Juli 2023, portofolio tahunan HYGN di tiga bidang usaha mencapai Rp220 miliar. Dengan dana dari penawaran saham perdana (IPO), HYGN berencana untuk mempercepat pertumbuhan melalui ekspansi ke kota-kota tingkat 2 dan 3 di Indonesia.

"Kami juga akan meningkatkan infrastruktur digital kami untuk melayani pelanggan dengan lebih baik dan berinvestasi dalam unit-unit higienis premium/khas untuk meningkatkan penawaran kepada pelanggan," ujar Wincent.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper