Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ujian Berat Rohartindo Nusantara (TOOL) saat Koper AirWheel Dilarang Masuk Pesawat

Kinerja keuangan PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) akan menghadapi batu sandungan usai koper AirWheel dilarang masuk dalam kabin pesawat.
Hafiyyan, Ibad Durrohman
Hafiyyan & Ibad Durrohman - Bisnis.com
Rabu, 17 Januari 2024 | 08:08
Kinerja keuangan AirWheel PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) akan menghadapi batu sandungan usai koper AirWheel dilarang masuk dalam kabin pesawat.
Kinerja keuangan AirWheel PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) akan menghadapi batu sandungan usai koper AirWheel dilarang masuk dalam kabin pesawat.

Bisnis.com, JAKARTA —  Kinerja emiten penjual perkakas alat rumah tangga dan koper AirWheel PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) menjadi sorotan usai heboh pelarangan koper AirWheel masuk dalam kabin pesawat.

Di sisi lain, manajemen TOOL sekaligus menanggapi informasi yang beredar pada media sosial dan media massa online perihal salah satu pengguna koper Airwheel (smart luggage) di salah satu maskapai di Indonesia, di mana pihak maskapai tersebut telah memberikan klarifikasi.

Direktur Utama TOOL Ronald Hartono Tan menyampaikan bahwa produk koper Airwheel yang dipasarkan oleh Rohartindo Nusantara Luas telah memenuhi spesifikasi dan persyaratan persyaratan sebagaimana diatur dalam Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA). Oleh karena itu, koper Airwheel dapat dimasukkan ke dalam kabin maskapai.

"Dapat kami sampaikan pula bahwa koper Airwheel (smart luggage) telah memiliki sertifikat keamanan internasional seperti CE, MSDS, ROHS, UN 38.3, IC, CB, IEC sehingga terhadap keamanan koper, kelistrikan, dan baterai telah diakui melalui sertifikat tersebut," paparnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/1/2024).

Ronald Hartono Tan menyampaikan dalam memasarkan produk-produk tersebut, perseroan berkomitmen untuk memasarkan produk sesuai dengan persyaratan-persyaratan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku umum. TOOL tentunya menjunjung tinggi prioritas keamanan dan keselamatan produk tersebut.

Dia berpendapat pemberitaan atau informasi yang beredar yang tidak berpengaruh terhadap kinerja perseroan pada tahun 2024. Hal itu mengingat pihak maskapai telah memberikan klarifikasi dengan jelas.

"Untuk proyeksi pertumbuhan Perseroan pada tahun 2024, kami menargetkan dapat tumbuh sesuai dengan target di semua lini penjualan TOOL yaitu, perkakas, tas koper dan perabot rumah tangga," katanya.

Rohartindo Nusantara Luas juga akan membuka toko offline Airwheel pada 2024. Hal itu mengingat Airwheel sebagai produk smart robotic luggage yang menjadi favorit pelanggan untuk kebutuhan travelling.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2023, penjualan koper TOOL melesat 2023,34% year on year (oy) menjadi Rp49,35 miliar dari sebelumnya Rp16,27 miliar pada 2022. Sementara itu, penjualan perkakas terkoreksi 16,7% yoy menjadi Rp44,65 miliar dari Rp53,60 miliar pada tahun sebelumnya, dan perabotan rumah tangga senilai Rp5,46 miliar, turun 25,78% yoy dari sebelumnya Rp7,36 miliar.

Adapun, hingga kuartal III/2023 TOOL berhasil mengakumulasi pendapatan Rp99,47 miliar, melejit 28,79% persen yoy dari Rp77,24 miliar pada 2022. Meski begitu, beban pokok perseroan tercatat meningkat 16,79% menjadi Rp54,43 miliar.

Namun perseroan masih membukukan kenaikan laba kotor sebesar 47,04% menjadi Rp45,03 miliar. TOOL pun mencatatkan laba bersih Rp18,43 miliar, meroket 74,66 persen yoy dari Rp10,55 miliar pada kuartal III 2022.

Sebelumnya, Penumpang pesawat Citilink mengupload video yang menceritakan kegelisahannya karena koper AirWheel yang sering dipakainya, dilarang masuk ke dalam bagasi di kabin pesawat.

Adapun koper AirWheel memiliki kelebihan dibandingkan dengan koper biasa, karena koper robotic ini cukup viral dan bisa ditunggangi dan memiliki baterai Li-on. Koper robotic ini memiliki mesin dan bisa bergerak bila orang duduk di atas koper ini.

Akun Tiktok Febriansyah Putra mengaku sudah pakai koper AirWheel sekitar 2 tahun dan waktu itu enggak ada aturan tidak boleh masuk bagasi. Dia mengungkapkan membawa AirWheel ke bandara, agar tidak lelah berjalan jauh di bandara.

"Sekarang AirWheel yang aku pakai ini, sudah tidak boleh lagi masuk kabin. Sekarang wajib masuk bagasi," ungkap akun Tiktok Febriansyah Putra, Rabu (17/1/2024).

Dilansir dari situs Citilink, alat yang mengandung dan memiliki baterai litium harus dicabut dari perangkatnya. Selain itu, baterai juga harus memenuhi persyaratan manual tes. Tujuannya, untuk mencegah arus pendek saat penerbangan berlangsung. Baterai litium yang dikeluarkan dari koper AirWheel bisa dibawa ke dalam kabin.

Catatan Redaksi: Berita ini telah mengalami perubahan di bagian badan berita dengan informasi yang lebih aktual dan relevan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper