Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Utak-Atik Erick Thohir di PTPP, Mantan Bos Sinar Mas Jadi Komut

Erick Thohir melakukan utak-atik di jajaran petinggi PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) dengan menunjuk mantan Bos Sinar Mas Land sebagai Komisaris Utama.
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Erick Thohir melakukan utak-atik di jajaran petinggi PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) dengan menunjuk mantan Bos Sinar Mas Land sebagai Komisaris Utama.

Kementerian BUMN yang dinakhodai Erick Thohir resmi merombak jajaran komisaris PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Total ada dua agenda yang dibahas dalam rapat tersebut. Pertama pemberlakuan peraturan Menteri BUMN tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Agenda kedua adalah perubahan pengurus perusahaan.

Terkait perubahan pengurus, Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi mengatakan bahwa langkah ini dilakukan karena adanya dua pengunduran diri dewan komisaris perseroan, yakni Andi Gani Nena Wea dan Ayodhia GL Kalake.

Andi Gani diketahui menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, sementara Ayodhia merupakan Komisaris PTPP. Posisi Andi digantikan oleh Dhony Rahajoe dan Jaya Kusuma mengisi posisi yang ditinggalkan Ayodhia.

“Ditetapkan bahwa penggantinya adalah Bapak Dhony Rahajoe sebagai Komisaris Utama sekaligus merangkap Komisaris Independen dan Bapak Jaya Kusuma sebagai Komisaris Independen,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dhony Rahajoe merupakan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dhony Rahajoe bukan nama baru dalam dunia properti dan pengembang. Sebelum menjabat Bos IKN, dia adalah Managing Director President Office Sinar Mas Land.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa terpilihnya Dhony Rahajoe sebagai Komisaris Utama akan memberikan keleluasan bagi PTPP untuk terus aktif berpartisipasi dalam proyek IKN Nusantara. 

“Memang ini sifatnya jangka panjang dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Hal tersebut tentunya berpotensi menghasilkan kontrak yang lebih progresif ke depannya,” ujar Nafan saat dihubungi Bisnis pada Rabu (13/12/2023). 

Sementara itu, Nafan menuturkan bahwa secara teknikal saham PTPP pada indikator Relative Strength Index (RSI) sudah oversold atau terlalu murah. Di sisi lain, saham emiten BUMN Karya ini sudah menunjukkan bullish divergence

“Sehingga ini mengindikasikan bahwa fase mark down yang dialami PTPP semestinya mulai terbatas. Jadi, bisa dipertimbangkan oleh para pelaku investor untuk mengakumulasikan PTPP dengan target harga di jangka panjang Rp660,” kata Nafan. 

Dari seluruh emiten BUMN Karya, saham PTPP juga mendapatkan paling banyak rekomendasi beli menurut konsensus analis Bloomberg. Hingga pertengahan November 2023, sembilan dari 10 analis yang mengulas saham PTPP menyematkan rekomendasi beli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper