Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita Karya (WSKT) Bangun 2 Proyek Jaringan Irigasi Senilai Rp612 Miliar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) meraih proyek bernilai total Rp612 miliar untuk membangun dua jaringan proyek irigasi di Aceh dan Sumatera Selatan.
Karyawan beraktivitas disekitar logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Abdurachman
Karyawan beraktivitas disekitar logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten konstruksi BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) meraih proyek bernilai total Rp612 miliar untuk membangun dua jaringan proyek irigasi di Aceh dan Sumatera Selatan.

Perinciannya, Waskita Karya mendapatkan kontrak kerja senilai Rp221 miliar untuk membangun Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh. Selain itu, perseroan meraih tender pengerjaan jaringan irigasi Belitang Lempuing, Sumatera Selatan sebesar Rp391 miliar.

SVP Corporate Secretary WSKT Ermy Puspa Yunita menjelaskan bahwa pembangunan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie (MYC) Lanjutan diharapkan menjadi saluran suplesi sebesar 12.00-16.00 m3/detik ke tampungan Bendungan Rukoh.

Terkait proyek di Aceh, tugas Waskita meliputi pengerjaan saluran suplesi yang mengarah ke genangan Bendungan Rukoh. Saluran ini memiliki panjang 3.350 meter dengan lebar 5 meter dan kedalaman 2,27 meter.

Perseroan turut mengerjakan bangunan talang dan jalan akses menuju saluran suplesi. Pembangunan yang menggunakan dana APBN ini membutuhkan waktu 450 hari pengerjaan dan ditargetkan selesai Maret 2025.

”Sebelumnya Waskita juga mengerjakan proyek Bendungan Rukoh yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2024," ujar Ermy dalam keterangan tertulis, Kamis (7/12/2023).

Di sisi lain, proyek di Sumatera Selatan diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian khususnya di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ilir dengan peningkatan fasilitas irigasi dan drainase memadai.

Ermy menyatakan proyek saluran irigasi di Belitang dan Lempuing dikerjakan secara joint operation oleh Waskita dan PT Basuki Rahmanta Putra (BRP) dengan porsi 60% perseroan dan 40% BRP. Proyek ini dikerjakan selama 1.095 hari dan akan selesai pada akhir 2026.

Proyek irigasi Belitang Lempuing Peket 2 memiliki saluran seluas 8500 Ha. Dalam pembangunan, rencananya tim proyek melakukan inovasi digitalisasi melalui penerapan Building Information Modeling (BIM) sampai dengan 7D.

Perseroan juga selalu mendorong pengembangan green construction di setiap proyek-proyek yang dikerjakan. Penerapan green construction merupakan salah satu upaya Waskita dalam meningkatkan dan melindungi keragaman ekosistem, memperbaiki kualitas udara, mereduksi limbah, serta konservasi sumber daya alam.

"Sampai saat ini perseroan masih dipercaya pemerintah untuk mengerjakan dua proyek SDA. Tentunya Waskita akan menjaga kepercayaan ini dengan menunjukkan kapabilitas serta mengerahkan segala potensi agar proyek selesai dengan tepat waktu dan tepat mutu,” kata Ermy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper