Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 4 Desember 2023

Analis memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp15.425-Rp15.575 per dolar AS.
Potret wajah Mantan Presiden Sukarno dalam uang lembar Rp100.000 yang berjejer. - Bloomberg/Brent Lewin
Potret wajah Mantan Presiden Sukarno dalam uang lembar Rp100.000 yang berjejer. - Bloomberg/Brent Lewin
Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah hari ini berpeluang mampu bertahan di level Rp15.400-an, di tengah ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede rupiah menguat sebesar 0,16% menjadi Rp15.485 per dolar AS pada Jumat (1/12/2023) pekan lalu, seiring dengan peningkatan kinerja sektor manufaktur di wilayah Asia. Sebagian besar Indeks Manufaktur PMI di negara-negara Asia, termasuk mitra perdagangan utama Indonesia seperti India dan China, mengalami kenaikan, sehingga meningkatkan harapan terhadap kondisi neraca perdagangan Indonesia

“Rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Rp15.425-Rp15.575 per dolar AS,” kata Josua kepada Bisnis, Senin (4/12/2023).

Dari sentimen ekonomi dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada Oktober 23 mencapai 978,5 ribu, mengalami penurunan sebesar -5,51% secara bulanan (mom).

Secara tahunan, kedatangan wisatawan asing pada Oktober 23 juga melambat menjadi 44,1% yoy, turun dari 64,9% yoy pada bulan September 2023. Namun, secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada Januari-Oktober melonjak sebesar 142,2% yoy, atau mencapai 9,5 juta, memenuhi target pemerintah untuk jumlah wisatawan asing tahun ini.

Di luar negeri, para investor cenderung mencermati pidato dari Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya di Spelman College di Atlanta pada Jumat pekan lalu. Indeks Dolar kemudian membalikkan kenaikan awalnya dan berakhir pada level 103,5 ketika para investor menimbang perbedaan antara stance Powell yang cenderung hawkish dan data terkini ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan manufaktur dan inflasi.

“Powell menekankan bahwa menyatakan Fed telah berhasil mengatasi inflasi adalah terlalu dini, merujuk pada tingkat inflasi inti dan pertumbuhan upah yang masih tinggi, serta pasar tenaga kerja yang cenderung masih ketat meskipun beberapa indikator mengalami relaksasi,” kata Josua.

Sementara itu, survei ISM terbaru mengungkapkan kontraksi signifikan di sektor manufaktur AS pada November 23. Indeks tersebut tidak berubah pada level 46,7, meleset dari ekspektasi pasar yakni penurunan yang lebih moderat sebesar 47,6.

Adapun imbal hasil obligasi obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 13 bps menjadi 4,2% pada Jumat pekan lalu, mendekati level terendah dalam tiga bulan terakhir karena investor meyakini bahwa the Fed telah menyelesaikan siklus pengetatan kebijakan moneternya.

Simak pergerakan nilai tukar rupiah hari ini secara live.

15:23 WIB
Rupiah ditutup perkasa Rp15.463

Rupiah ditutup menguat 0,14% atau 22 poin ke Rp15.463 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback juga menguat 0,14% atau 0,14 poin ke 103,41. 

14:29 WIB
Jelang penutupan, rupiah kuat Rp15.456

Rupiah menguat 0,19% atau 29 poin ke level Rp15.456 per dolar AS pada 14.30 WIB.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback naik 0,07% atau 0,07 poin ke 103,34. 

12:09 WIB
Rupiah menguat 0,15%

Rupiah masih perkasa dengan penguatan 0,15% atau 23,50 poin ke Rp15.461,50 per dolar AS pada 12.00 WIB.

Disi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback juga naik 0,06% atau 0,06 poin ke 103,33. 

10:16 WIB
Rupiah perkasa Rp15.435

Rupiah menguat 0,32% atau 50 poin ke Rp15.435,00 per dolar AS pada 10.10 WIB.

Di sisi lain indeks dolar AS melemah 0,06% atau 0,06 poin ke 103,21. 

09:02 WIB
Rupiah dibuka perkasa

Rupiah dibuka menguat 0,36% atau 56,50 poin ke level Rp15.428,50 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini. 

Indeks dolar AS juga menguat 0,01% atau 0,02 poin ke 103,28. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper