Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jasa Marga (JSMR) Incar Kenaikan Pendapatan Jalan Tol 10%

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membidik kenaikan pendapatan jalan tol lebih dari 10% pada 2023 dan sekitar 8%-10% pada 2024.
Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera). PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membidik kenaikan pendapatan jalan tol lebih dari 10% pada 2023 dan sekitar 8%-10% pada 2024. - Dok. Jasa Marga
Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera). PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membidik kenaikan pendapatan jalan tol lebih dari 10% pada 2023 dan sekitar 8%-10% pada 2024. - Dok. Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membidik kenaikan pendapatan jalan tol lebih dari 10% pada 2023 dan sekitar 8%-10% pada 2024 sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat, penyesuaian tarif, dan operasional jalan tol baru.

Milka Theodora, Investor Relations Department Head Jasa Marga, mengatakan saat ini perseroan memiliki 36 konsesi jalan tol sepanjang 1.736 kilometer (km) dan mengoperasikan 1.260 km jalan tol. Bisnis jalan tol JSMR, lanjutnya, sebagian besar berada di Pulau Jawa sepanjang 1.008 km yang sudah terkoneksi dan memberikan dampak positif kepada volume lalu lintas dan pertumbuhan pendapatan tol.

Dari 36 konsesi jalan tol yang dimiliki, Milka memaparkan sebanyak tiga ruas beroperasi sebagian yakni Serpong-Cinere, Bogor Ring Road, dan Ngawi-Kertosono-Kediri.

Selain itu, lima konsesi jalan tol sedang dalam tahap pembebasan lahan dan konstruksi, yakni ruas Jakarta-Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta-Bawen, Yogyakarta-Solo, dan Probolinggo-Banyuwangi. 

Di sisi kinerja keuangan, pendapatan usaha JSMR di luar pendapatan konstruksi tercatat sebesar Rp6,98 triliun pada semester I/2023 atau naik 4,9% dari Rp6,65 triliun pada paruh pertama 2022. 

Milka menjelaskan pendapatan usaha di luar pendapatan konstruksi JSMR pada semester I/2023 tumbuh sebesar 12%dibanding tahun sebelumnya apabila tidak memperhitungkan pendapatan tol Jakarta-Cikampek II Elevated (JJC) yang sudah didivestasi pada kuartal IV/2022.

Pada 2023, Jasa Marga menargetkan untuk mengoperasikan Jalan Tol Cinere – Serpong Seksi 2 sepanjang kurang lebih  3,64 km pada akhir 2023.

Menurut Milka, beroperasinya jalan tol tersebut diharapkan akan mendorong konektivitas khususnya di wilayah Jabodetabek karena dengan beroperasinya jalan tol ini akan menghubungkan jaringan jalan tol JORR 2.

"Jasa Marga menargetkan pertumbuhan pendapatan jalan tol lebih dari 10% pada 2023 dengan margin EBITDA 62%-63%," paparnya dalam Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).

 

Pada tahun depan, JSMR membidik target pertumbuhan pendapatan yang lebih moderat. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Jasamarga Pramitha Wulanjani menyebut perseroan menargetkan kenaikan pendapatan sekitar 8%-10% pada 2024 dibandingkan dengan realisasi pada tahun ini.

Pramitha menambahkan mobilitas masyarakat yang meningkat, penyesuaian tarif tol, dan operasional jalan tol baru menjadi faktor pendorong kinerja top line JSMR pada 2023 dan 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ana Noviani
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper