Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Montenegro Setujui Ekstradisi Bandar Kripto Terra Luna Do Kwon

Menteri Kehakiman Montenegro akan mengambil keputusan akhir mengenai ektradisi Do Kwon karena banyak negara telah meminta penyerahannya.
Pendiri Terra Luna Do Kwon/Bloomberg.
Pendiri Terra Luna Do Kwon/Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah Pengadilan di Montenegro telah menyetujui ekstradisi pendiri Terra Luna yang bangkrut, Do Kwon. Ekstradisi ini akan membuat seorang Menteri di Montenegro untuk memutuskan apakan Do Kwon akan diserahkan ke Korea Selatan atau Amerika Serikat.

Mengutip Reuters, Jumat (24/11/2023), Do Kwon, yang didakwa di AS melakukan penipuan bernilai miliaran dolar terkait kripto. Ia dijatuhi hukuman empat bulan penjara pada Juni 2023 karena menggunakan paspor palsu.

Polisi mengatakan setelah menangkap Do Kwon dan rekannya, polisi menemukan paspor Kosta Rika yang sudah direkayasa, satu set paspor Belgia terpisah, komputer laptop dan perangkat lain di bagasi mereka.

Pada sidang di bulan Mei 2023, para terdakwa membantah dakwaan yang diajukan oleh jaksa Montenegro. Pengacara Kwon tidak segera menanggapi permintaan komentar ketika dakwaan AS diumumkan.

Di sisi lain juru bicara perusahaan yang Do Kwon dirikan, Terraform Labs, mengatakan pada bulan Juli bahwa pihaknya akan melawan tuduhan AS yang “salah arah dan sangat cacat”.

Pengadilan Tinggi di ibu kota Montenegro, Podgorica, mengatakan pada hari Jumat bahwa Do Kwon telah setuju untuk diekstradisi ke Korea Selatan berdasarkan prosedur yang singkat, namun menteri kehakiman akan mengambil keputusan akhir karena banyak negara telah meminta penyerahannya.

“Keputusan hakim akan diambil setelah Do Kwon menyelesaikan hukuman penjaranya karena pemalsuan dokumen,” kata pengadilan.

Pengacara Do Kwon di Podgorica tidak dapat dihubungi oleh Reuters untuk dimintai komentar.

Berkewarganegaraan Korea Selatan, Do Kwon adalah mantan CEO Terraform Labs yang berbasis di Korea Selatan, perusahaan di balik stablecoin TerraUSD yang runtuh pada Mei 2022, dan mengguncang pasar mata uang kripto.

Dia ditahan pada akhir Maret bersama Han Chang-joon, mantan petugas keuangan Terraform Labs, saat mereka mencoba menaiki pesawat untuk penerbangan ke Dubai dari Podgorica.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper