Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IMC Pelita Logistik (PSSI) Raih Laba Rp548 Miliar meski Pendapatan Turun

PT IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI) mencatatkan kenaikan laba per September 2023 meskipun pendapatan turun.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran PT IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI) mencatatkan kenaikan laba hingga 30 September 2023. Namun pada saat bersamaan, pendapatan perseroan justru terpantau turun.

Berdasarkan laporan keuangan di laman BEI, PSSI mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$34,93 juta atau sekitar Rp548,42 miliar (kurs jisdor Rp15.699 per dolar AS). Laba tersebut naik 5,87% year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama 2022 sebesar US$32,99 juta atau Rp518 miliar.

Pada saat bersamaan, pendapatan perseroan tercatat turun 7,76% yoy menjadi US$79,31 juta atau setara Rp1,24 triliun, dibandingkan kuartal III/2022 sebesar US$85,98 juta atau sekitar Rp1,34 triliun.

Secara rinci berdasarkan segmen, pendapatan PSSI berasal dari kapal tunda dan tongkang sebesar US$23,77 juta, disusul pendapatan dari kapal motor sebesar US$22,24 juta dan fasilitas muatan apung US$33,28 juta.

Direktur IMC Pelita Logistik Harry Tjhen menjelaskan, penyebab turunnya pendapatan perseroan karena penurunan sewa berjangka (time charter) pada segmen operasi motor vessel (MV), dan penurunan jumlah volume angkut pada segmen fasilitas muatan apung dan tongkang.

"Hingga 30 September 2023, jumlah kuantitas angkutan PSSI sebesar 16,5 juta metrik ton, atau turun dibanding periode sama 2022 sebesar 22,4 juta metrik ton," ujar Harry dalam keterangannya, dikutip Selasa, (14/11/2023).

Seiring turunnya pendapatan, beban pokok perseroan ikut terpangkas 8,66% menjadi US$48,75 juta pada 9 bulan pertama 2023, dibanding periode tahun sebelumnya sebesar US$53,37 juta.

Alhasil, laba bruto PSSI ikut turun 6,27% yoy menjadi US$30,56 juta, dibandingkan periode sama 2022 sebesar US$32,60 juta. 

Adapun, kas dan setara kas akhir tahun PSSI naik 36,07% yoy menjadi US$62,52 juta per September 2023, dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar US$45,94 juta.

Berdasarkan neraca, total aset PSSI naik menjadi US$198,81 juta hingga 30 September 2023, dibandingkan posisi akhir Desember 2022 yang sebesar US$179,35 juta.

Liabilitas perseroan naik menjadi US$36,12 juta, dibanding posisi akhir 2022 sebesar US$33,47 juta. Sedangkan ekuitas naik menjadi US$162,68 juta, dibanding Desember 2022 sebesar US$145,87 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper