Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BUMN BRI (BBRI) dan Telkom (TLKM) Bicara Prospek Dividen

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berkomitmen memberikan dividen optimal kepada para pemegang saham.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berkomitmen memberikan dividen optimal kepada para pemegang saham. /iStock
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berkomitmen memberikan dividen optimal kepada para pemegang saham. /iStock

Bisnis.com, JAKARTA – Dua emiten BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berkomitmen memberikan dividen optimal kepada para pemegang saham, termasuk negara pada 2024. 

Sekretaris Perusahaan BBRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan perseroan memiliki komitmen untuk terus menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan aktivitas operasional perusahaan. 

“Salah satu bentuk economic value yang diciptakan BRI adalah melalui penyetoran dividen kepada pemegang saham, termasuk kepada negara yang merupakan pemegang saham mayoritas BRI,” ujarnya kepada Bisnis, pekan ini. 

Dia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, BBRI akan memberikan dividen dengan rasio pembayaran optimal seiring kondisi permodalan yang memadai. 

Kendati demikian, BBRI tetap memperhatikan faktor proyeksi pertumbuhan bisnis, pemenuhan rasio kecukupan modal, serta faktor keberlanjutan tingkat imbal hasil atas ekuitas, dalam menetapkan besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham.

 “Untuk proyeksi laba maupun kinerja BRI secara umum akan menyesuaikan pertumbuhan bisnis, khususnya pertumbuhan kredit, yang diproyeksikan akan tumbuh positif di kisaran 10 – 12 persen year-on-year pada tahun ini,” tutur Hendy.  

Pada tahun ini, BBRI menetapkan dividend payout ratio untuk tahun buku 2022 sebesar 85 persen dari laba bersih konsolidasian atau senilai Rp34,89 triliun. Hal itu sesuai putusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2023. 

Adapun pembagian dividen per saham BBRI mencapai Rp288 dari total laba bersih, meningkat sebesar 65,28 persen jika dibandingkan dengan dividen per saham laba tahun buku 2021.

Dihubungi terpisah, SVP Corporate Communication & Investor Relation TLKM Ahmad Reza menyatakan pihaknya berkomitmen memberikan total pengembalian terbaik kepada pemegang saham, baik dari sisi nilai perusahaan maupun dividen. 

“Kami juga berusaha mempertahankan nilai dividend per share, selain juga menyeimbangkan antara performa perusahaan, aspirasi pemegang saham, dan kondisi pasar,” tuturnya. 

Meski demikian, dia menyatakan bahwa pada akhirnya besaran dividen yang diajukan oleh perusahaan harus tetap mendapatkan persetujuan dari kementerian BUMN. 

Untuk tahun 2023, TLKM diketahui menetapkan dividen tunai sebesar 80 persen atau senilai Rp16,6 triliun dari laba bersih tahun lalu yakni Rp20,75 triliun. Dividen ini setara dengan Rp167,59 per saham. 

Sementara itu, terkait dengan kinerja sepanjang tahun ini, TLKM menargetkan pertumbuhan pendapatan single digit dengan marjin EBITDA di kisaran 50 persen. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper