Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sempat Digembok Bursa, Saham CUAN Masih Layak Dikoleksi?

Harga Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) mengalami pelemahan usai digembok BEI. Meski begitu, prospek CUAN dinilai masih baik seiring perbaikan harga batu bara.
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/3/2023)/Dok.BEI.
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/3/2023)/Dok.BEI.

Bisnis.com, JAKARTA — Harga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) mengalami pelemahan setelah masuk ke dalam papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 24 Agustus 2023.

Berdasarkan data BEI, saham milik taipan Prajogo Pangestu itu ambles 3,33 persen atau 80 poin ke posisi Rp2.320 per lembar saham pada perdagangan kemarin, Selasa (29/8/2023), dan membuat emiten ini masuk ke dalam jajaran top losers.

Kendati harga saham CUAN terpantau terus mengalami penurunan, analis Henan Putihrai Sekuritas Ezaridho Ibnutama memprediksi saham emiten batu bara ini masih akan diminati oleh para investor pada paruh kedua tahun 2023.

Hal tersebut diprediksi terjadi seiring membaiknya harga batu bara dunia setelah memperoleh sentimen positif dari indeks global, seperti keputusan pemerintah Prancis yang mengizinkan kembali penggunaan bahan bakar fosil guna mengantisipasi berkurangnya pasokan listrik menjelang musim dingin.

Selain itu, Ezaridho juga menyoroti rencana perseroan untuk melakukan diversifikasi bisnis yakni eksplorasi mineral emas dan pasir silika, yang akan dijalankan perseroan melalui anak usahanya PT Prima Mineral Investindo.

Rencana tersebut dinilai dapat menguntungkan perseroan seiring menguatnya harga emas dunia yang merespons kenaikan tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) per Juli 2023 ke posisi 3,2 persen.

"Saat ini emas juga dalam bullish sentimen karena ketidakpastian kondisi global. Selain itu, Indonesia juga telah mendekati masa Pemilu 2024, sama seperti AS," jelasnya kepada Bisnis, Selasa (29/8/2023).

Sebagaimana diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham CUAN mulai Selasa (15/8/2023) setelah adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Pada perdagangan Senin (14/8/2023) atau sehari sebelum digembok oleh Bursa, saham CUAN terpantau parkir di level Rp2.490 per lembar saham.

Angka tersebut menandakan bahwa harga saham CUAN melonjak hingga sekitar 1.031,81 persen sejak IPO. Adapun, harga IPO yang ditawarkan perseroan adalah sebesar Rp220 per saham.

Suspensi terhadap saham CUAN kemudian resmi dibuka pada 24 Agustus 2023. Keputusan ini merujuk pada Pengumuman Bursa Peng-UPT-00033/BEI.WAS/08-2023 tertanggal 16 Agustus 2023.

Dalam keterangan resmi tersebut, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono mengumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham emiten Prajogo Pangestu di pasar reguler dan pasar tunai akan dibuka kembali mulai perdagangan sesi I, Kamis (24/8/2023).

Adapun penghentian sementara perdagangan yang dialami oleh saham CUAN mengharuskan emiten batubara itu masuk ke dalam papan pemantauan khusus mulai 24 Agustus 2023.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper