Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rugi Emiten Terafiliasi Boy Thohir (ALTO) Bengkak 2.653 Persen

Emiten teralifiasi Garibaldy ‘Boy’ Thohir PT Tri Banyan Tirta TBK. (ALTO) membukukan penurunan penjualan sehingga rugi membengkak.
Komisaris Utama GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) Garibaldi Boy Thohir ditemui di Jakarta, Kamis (26/1/2023). Bisnis/Annisa Kurniasari Saumi.
Komisaris Utama GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) Garibaldi Boy Thohir ditemui di Jakarta, Kamis (26/1/2023). Bisnis/Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten teralifiasi Garibaldy ‘Boy’ Thohir PT Tri Banyan Tirta TBK. (ALTO) membukukan penurunan penjualan sehingga rugi bersih membengkak. 

Berdasarkan laporan keuangan, ALTO membukukan penurunan pendapatan 26,69 persen menjadi Rp149,83 miliar sepanjang semester I/2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp204,39 miliar. 

Penjualan tersebut seluruhnya ditopang oleh penjualan air minum dalam kemasan sebesar Rp146,06 miliar dan penjualan lainnya sebesar Rp3,77 miliar. 

Seiring dengan penjualan yang turun, beban pokok penjualan juga ikut berkurang menjadi Rp136,15 miliar. Angka tersebut turun 24,30 persen dibandingkan beban periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp179,86 miliar. 

Alhasil laba kotor tercatat ikut turun menjadi Rp13,68 miliar dari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp24,53 miliar. 

Sementara itu ALTO membukukan beban penjualan sebesar Rp6,88 miliar, beban umum dan administrasi sebesar Rp7,99 miliar. Sementara penghasilan lain-lain tercatat sebesar Rp333,24 juta. 

Akibat dari beban tersebut, ALTO yang sebelumnya membukukan laba usaha sebesar Rp6,61 miliar berbalik rugi Rp862,08 juta. 

Rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk juga ikut membengkak 2.653 persen menjadi Rp6,27 miliar dari sebelumnya yang tercatat rugi sebesar Rp227,14 juta. 

Sementara itu, liabilitas ALTO tercatat sebesar Rp674,83 miliar dengan rincian liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp191 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp483,82 miliar.

Kemudian ekuitas tercatat sebesar Rp342,63 miliar dan total aset tercatat sebesar Rp1,01 triliun. 

Sebelumnya dalam paparan publik, ALTO menyampaikan beberapa strategi untuk membalikkan rugi menjadi laba, di antaranya meningkatkan efisiensi biaya produksi pada pabrik Perseroan maupun entitas anak perseroan, kemudian memaksimalkan dan mengatur strategi pemasaran yang efektif akibat berubahnya perilaku pasar akibat pandemi global.

Selanjutnya melakukan pemeriksaan secara berkala dan konsisten terhadap efektifitas dari kebijakan yang di lakukan perseroan dan menjaga hubungan baik dengan para pelanggan (Markloan) serta supplier agar penjualan dapat terus di tingkatkan dan biaya dapat di tekan.

Terakhir mempertahankan tenaga kerja yang efektif untuk masa yang akan datang, serta memaksimalkan tugas dan fungsinya agar dapat berkontribusi maksimal pada perseroan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper