Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Naik, Saham GJTL Milik Lo Kheng Hong Lanjut Reli

IHSG dibuka di posisi 6.718,26 dan melesat ke posisi tertinggi 6.730,06 sesaat setelah pembukaan seiring dengan lonjakan saham Lo Kheng Hong GJTL.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, tetapi bergerak rebound ke zona hijau, Kamis (6/7/2023). Saham GJTL yang menjadi salah satu portofolio Lo Kheng Hong kembali melesat.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di posisi 6.718,26 dan melesat ke posisi tertinggi 6.730,06 sesaat setelah pembukaan.

Tercatat, 220 saham menguat, 176 saham melemah, dan 237 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau naik menjadi Rp9.576 triliun.

Saham LUCK terpantau melesat 18,68 persen ke Rp108. Kemudian disusul OBMD dan RELF yang naik masing-masing 12,62 persen dan 5,88 persen.

Selain itu, saham portofolio Lo Kheng Hong GJTL juga menguat 1,71 persen ke level Rp1.190, ANTM menguat 1,76 persen ke level Rp2.020, dan UNTR menyusul dengan kenaikan 1.05  persen ke level Rp23.950.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam risetnya mengatakan dari dalam negeri, Kedatangan wisatawan asing di Indonesia melonjak 166,42 persen YoY menjadi 945.000 pada Mei 2023, di tengah pemulihan berkelanjutan di sektor pariwisata karena ekonomi dibuka kembali sepenuhnya dari pembatasan akibat pandemi. 

Kedatangan internasional didominasi oleh pengunjung dari Malaysia 77,90 persen, Singapura 264,02 persen, dan Australia 229,70 persen. Pada lima bulan pertama tahun ini, kedatangan wisatawan melonjak 312,91 persen dari periode yang sama tahun 2022. 

Tahun lalu, kedatangan wisatawan melonjak 251,3 persen menjadi 5,47 juta, melebihi target pemerintah sebesar 3,6 juta pengunjung, didukung oleh peningkatan perjalanan global. Negara Asia Tenggara telah menetapkan target lebih dari 7 juta pengunjung di tahun ini.

Dari mancanegara, Indeks PMI sektor Jasa Australia versi Judo Bank turun menjadi 50,3 pada Juni 2023 dari 52,1 pada bulan sebelumnya. Ini menandai bulan ketiga berturut-turut sektor jasa di Australia berada pada level ekspansi, meskipun pertumbuhannya cenderung melambat. 

Di sisi lain, penjualan ritel di Australia meningkat 0,7 persen MoM menjadi AUD 35,52 miliar pada Mei 2023, Ini adalah peningkatan terkuat dalam perdagangan ritel Australia sejak Januari 2023. 

Dari Singapura, Indeks PMI menurut S&P Global turun ke level terendah dalam tiga bulan di 54,1 pada Juni 2023 dari 54,5 pada bulan sebelumnya. Namun, menandakan bulan kelima berturut-turut ekspansi dalam aktivitas sektor swasta di tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper