Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Amman Mineral (AMMN) Masuk Bursa Besok (7/7), IPO Oversubscribed 13,6 kali

Saham IPO Amman (AMMN) kelebihan permintaan hingga 13,6 kali menjelang listing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/7/2023).
Saham IPO Amman (AMMN) kelebihan permintaan hingga 13,6 kali menjelang listing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/7/2023).
Saham IPO Amman (AMMN) kelebihan permintaan hingga 13,6 kali menjelang listing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/7/2023).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) bakal melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/7/2023) setelah menyelesaikan proses penawaran umum saham perdana atau IPO. Saham IPO AMMN mengalami kelebihan permintaan hingga 13,6 kali.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan bahwa terjadi kelebihan permintaan atau oversubscription dalam Penawaran Umum Perdana Saham AMMN. Mandiri Sekuritas menjadi salah satu penjamin emisi IPO AMMN.

"Minat investor dalam penjatahan terpusat atau pooling juga cukup tinggi, terlihat dari jumlah kelebihan permintaan atau oversubscription hingga 13,6 kali dengan jumlah investor lebih dari 27.000 orang. Pooling size juga meningkat dari 2,5 persen menjadi 7,5 persen dari seluruh jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO AMMN sebagai dampak dari oversubscription tersebut," jelas Oki dalam keterangan resmi, Kamis (6/7/2023).

Calon emiten berkode saham AMMN tersebut membidik dana sebesar Rp10,73 triliun dari pelepasan sebanyak 8,80 persen saham ke publik, dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO sebanyak 6.328.208.800 saham biasa dengan harga penawaran sebesar Rp1.695 setiap saham. 

AMMN juga mengadakan Program Opsi Kepemilikan Saham kepada manajemen (Management Stock Option Plan/MSOP) dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya sebesar 602.336.000 saham biasa atas nama atau sebesar 0,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Perseroan juga menunjuk sejumlah sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO AMMN yakni PT BNI Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.

Direktur Utama AMMN Alexander Ramlie menyatakan bersyukur atas dukungan berbagai investor baik institusi maupun ritel yang telah memberikan dukungan pada saat masa penawaran awal (bookbuilding) dan juga penawaran umum kepada publik yang berakhir kemarin. 

"IPO ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mengembangkan bisnis AMMN yang berkelanjutan di era transisi energi, yang akan mendorong permintaan komoditas tembaga di masa mendatang," ujar Alex.

Melalui perolehan dana dalam IPO, AMMN akan mengalokasikan dana tersebut, pertama untuk penyetoran modal kepada PT Amman Mineral Industri (AMIN) melalui pengambilbagian saham baru yang diterbitkan oleh AMIN.

AMIN menyalurkan dana untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter dan pemurnian logam mulia AMIN di Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar Rp1,79 triliun.

Selanjutnya, dana IPO akan digunakan untuk pelunasan utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sebesar Rp3,05 triliun.

Kemudian, sisa dana akan digunakan untuk penyetoran modal kepada AMNT melalui pengambilbagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT, yang selanjutnya akan digunakan oleh AMNT untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek ekspansi pabrik konsentrator di Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.

Selanjutnya, pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.

"Secara resmi AMMN akan melantai di Bursa Efek Indonesia mulai Jumat besok. Kami berharap dukungan dari pelaku pasar tetap positif. Terlebih dengan adanya berbagai program pengembangan tambang menuju Fase 8, proyek smelter dan pemurnian logam mulia, penambahan kapasitas pabrik konsentrator, hingga pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dan uap," tutup Alexander.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper