Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sultan Subang Mulai Pantau Langsung BEBS sebagai Komisaris Utama

Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda diangkat menjadi Komisaris Utama emiten konstruksi PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS).
Karyawati beraktivitas di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari pertama perdagangan saham tahun 2023 di Jakarta, Senin (2/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari pertama perdagangan saham tahun 2023 di Jakarta, Senin (2/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda diangkat menjadi Komisaris Utama emiten konstruksi PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Pemegang saham menyetujui Asep Sulaeman Sabanda menjadi Komisaris Utama menggantikan Herdis Sudana. Rapat tersebut juga memutuskan mengganti komisaris independen dari sebelumnya Kemas Najiburrahman Awali menjadi Shaleh Muhammad Al Jufri. 

Kemudian jajaran direksi juga ikut dirombak, semula terdapat 5 direktur namun kini hanya tiga. Direktur Utama yang saat ini menjabat adalah Syed Zaid Bin Ali Al Hadad dan Iyan Sopiyan serta Madya Yuni Santosa sebagai direkur. 

Adapun jajaran komisaris dan direksi BEBS saat ini yaitu:

Komisaris Utama             : Asep Sulaeman Sabanda

Komisaris                          : Soewarso

Komisaris Independen   : Shaleh Muhammad Al Jufri

Direktur Utama                : Syed Zaid Bin Ali Al Hadad

Direktur                             : Iyan Sopiyan

Direktur                             : Madya Yuni Santosa

Selain menjabat di BEBS, Sultan Subang juga menjadi komisaris utama di emiten minyak kelapa PT Indo Pureco Pratama Tbk. (IPPE) dan emiten pakaian PT Bersama Zatta Jaya Tbk. (ZATA). 

Sementara itu pada jajaran pemilik saham, Asep diketahui memiliki lebih dari 5 persen saham BEBS. Penambahan kepemilikan terakhir dilakukan pada 26 Juni 2023. 

Transaksi tersebut merupakan pembelian saham sebanyak 600 juta lembar di harga Rp10 per saham. Dalam keterangannya Asep mengatakan investasi tersebut memiliki status kepemilikan langsung.  Alhasil, Asep punya porsi 5,84 persen atau setara 2,62 miliar lembar saham dari sebelumnya hanya 4,51 persen. 

Di Hari yang sama pula, pengendali BEBS, PT Berkah Global Investama juga menjual saham menjual 600 juta saham di harga Rp10 per saham pada 26 Juni 2023. Aksi divestasi ini bernilai Rp6 miliar.  Adapun jumlah saham dan persentase kepemilikan saham setelah transaksi menjadi 14,32 miliar saham atau setara 31,83 persen dari total saham yang dicatatkan di Bursa. 

Sementara itu, saham yang beredar di masyarakat tercatat sebesar 55,90 persen atau setara dengan 25,15 miliar saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper