Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Garuda Metalindo (BOLT) Catat Penjualan Rp411,75 Miliar pada Kuartal I/2023

PT Garuda Metalindo Tbk. (BOLT) membukukan peningkatan penjualan jadi Rp411,75 miliar di kuartal I/2023. Naik 15,08 persen dibandingkan peride sebelumnya.
Jajaran direksi PT Garuda Metalindo Tbk. (BOLT), seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perseroan,  di Jakarta, Kamis (12/4/2018)./JIBI-Endang Muchtar
Jajaran direksi PT Garuda Metalindo Tbk. (BOLT), seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perseroan, di Jakarta, Kamis (12/4/2018)./JIBI-Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen komponen industri otomotif PT Garuda Metalindo Tbk. (BOLT) membukukan peningkatan kinerja pada kuartal I/2023.

Emiten berkode saham BOLT ini mencatatkan pertumbuhan penjualan Rp411,75 miliar di kuartal I/2023. Penjualan ini naik 15,08 persen dibandingkan dengan kuartal I/2022 yang sebesar Rp357,77 miliar.

Penjualan perseroan tercatat masih didominasi oleh penjualan dalam negeri yang meningkat 15,36 persen menjadi Rp395,27 miliar di kuartal I/2023, dari Rp342,65 miliar secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara itu, penjualan ekspor perseroan juga meningkat 8,93 persen menjadi Rp16,47 miliar, dari Rp15,12 miliar secara yoy.

Penjualan BOLT tercatat masih didominasi oleh penjualan ke PT Astra Honda Motor sebesar Rp146,73 miliar, diikuti oleh penjualan ke PT Zinus Globl Indonesia sebesar Rp21,30 miliar, dan PT Denso Indonesia sebesar Rp19,59 miliar.

Beban pokok penjualan BOLT pada kuartal I/2023 juga tercatat meningkat 7,63 persen menjadi Rp323,59 miliar, dari Rp300,66 miliar. Meskipun beban pokok perseroan meningkat, BOLT masih mampu mencetak pertumbuhan laba bruto sebesar Rp88,14 miliar, naik 54,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp57,11 miliar.

BOLT pun tercatat mampu mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp47,97 miliar. Sebelumnya, di kuartal I/2022, perseroan tercatat membukukan laba bersih senilai Rp23,39 miliar.

Adapun, hingga kuartal I/2023, BOLT membukukan total aset senilai Rp1,45 triliun, meningkat dibandingkan akhir 2022 sebesar Rp1,40 triliun.

Total liabilitas perseroan tercatat meningkat menjadi Rp559,19 miliar per 31 Maret 2023, dibandingkan dengan Rp556,53 miliar per 31 Desember 2022. Total ekuitas perseroan juga meningkat di tiga bulan pertama tahun ini menjadi Rp889,03 miliar, dari Rp848,74 miliar di tahun penuh 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper