Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Bagi Dividen Rp49 Miliar, Simak Jadwalnya

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) akan membagikan dividen tunai dengan nilai total Rp49,04 miliar untuk tahun buku 2022.
Gerai Mitra10 yang dikelola anak usaha PT Catur Sentosa Adiparana Tbk./csap
Gerai Mitra10 yang dikelola anak usaha PT Catur Sentosa Adiparana Tbk./csap

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pemilik jaringan distribusi bahan bangunan Mitra10, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) akan membagikan dividen tunai dengan nilai total Rp49,04 miliar untuk tahun buku 2022. Setiap lembar saham CSAP berhak menerima dividen sebesar Rp11.

Sekretaris Perusahaan Catur Sentosa Adiprana Idrus H. Widjajakusuma mengatakan dividen tersebut setara dengan 19,9 persen dari laba bersih yang diperoleh CSAP pada 2022. CSAP membukukan laba bersih sebesar Rp246 miliar pada 2022, naik 11,97 persen dibandingkan dengan 2021 sebesar Rp220 miliar.

“Dividen diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham pada 26 April 2023,” tulis Idrus pada keterbukaan informasi yang dikutip Kamis (13/4/2023).

Adapun akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen jatuh pada 17 April 2023 di pasar reguler dan negosiasi. Sementara itu di pasar tunai pada 26 April 2023.

Sementara itu, awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi dimulai pada 18 April 2023 dan di pasar tunai pada 27 April 2023.

“Tanggal pembayaran dividen tunai tahun buku 2022 adalah 11 Mei 2023,” lanjut Idrus.

CSAP tercatat membukukan penjualan sebesar Rp15,44 triliun pada 2022, naik 8,51 persen dibandingkan dengan 2021 sebesar Rp14,23 triliun. Pada 2023, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 8,4 persen sehingga bisa mencapai Rp17 triliun. Sementara itu, laba bersih ditargetkan bisa menembus Rp244 miliar.

CSAP menargetkan bisa menambah 5 toko pada 2023 dengan lokasi mencakup Jabodetabek, Kendari, Sumatra, dan Kalimantan.

“Kami mengalokasikan capex 2023 Rp1,3 triliun di mana 85 persen untuk pengembangan segmen ritel dan 15 persen untuk distribusi,” tulis manajemen dalam ikhtisar paparan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper