Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pelita Teknologi Global (CHIP) Tetapkan Harga IPO Rp160 per Saham

Dari IPO, Pelita Teknologi Global (CHIP) diperkirakan akan mendapatkan dana segar sebanyak-banyaknya Rp32 miliar.
Ilustrasi SIM Card/Reuters
Ilustrasi SIM Card/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten teknologi IoT dan smart card PT Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) berencana menawarkan sahamnya ke publik melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. CHIP menetapkan harga Rp160 per saham pada penawaran umum perdana saham ini.

Dengan harga penawaran tersebut, berdasarkan prospektus Kamis (2/2/2023), CHIP diperkirakan akan mendapatkan dana segar sebanyak-banyaknya Rp32 miliar. CHIP akan melakukan penawaran umum pada 2 Februari 2023 sampai 6 Februari 2023.

Kemudian tanggal penjatahan pada 6 Februari 2023, tanggal distribusi saham secara elektronik 7 Februari 2023, dan tanggal pencatatan di Bursa Efek pada 8 Februari 2023.

Dalam prospektusnya, calon perusahaan tercatat berkode saham CHIP ini akan menawarkan maksimal 200 juta saham biasa atau hingga 24,81 persen dari jumlah modal disetor penuh.

Rencananya, dana hasil penawaran umum ini akan digunakan oleh CHIP untuk modal kerja, yaitu untuk biaya operasional seperti gaji, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, biaya sewa, dan lainnya. Dana IPO juga akan digunakan untuk pembelian barang dagangan dan pelunasan utang usaha kepada pemasok.

CHIP melanjutkan, tidak memiliki rencana untuk melunasi utang kepada pihak terafiliasi menggunakan dana hasil penawaran umum ini.

Saat ini, saham CHIP tercatat digenggam oleh PT Karya Permata Berkat Jaya sebanyak 79,20 persen saham, PT Baran Suryamas Lama, PT Surya Pelangi Cahaya, PT Aneka Taruna Selaras, dan PT Wilmar Sejahtera Asia masing-masing 5 persen. Lalu, sisanya digenggam oleh Mulyo Suseno dan Ardarini masing-masing sebesar 0,36 persen.

Sebagai informasi, CHIP bergerak di bidang konsultasi, perancangan IT, dan industri smart card, dengan memproduksi dan memprogram operating system sim card, memproduksi voucher fisik untuk isi ulang prabayar, serta pengepakan produk kartu perdana untuk telepon seluler.

CHIP juga menjalankan lini usaha berbasis teknologi yang mencakup jasa pemrograman, solusi teknologi informasi, dan solusi untuk rantai pasokan bagi produsen maupun distributor.

Sampai akhir tahun 2021, CHIP menjadi pemasok terbesar untuk pemenuhan produksi SIM Card, Scratch Card, dan fulfillment PT Hutchison Indonesia atau Tri Indonesia.

Pada tahun 2022, CHIP terus mengembangkan usahanya, seiring dengan mulai beroperasinya pabrik di Cikupa. CHIP mulai melakukan penjualan dari hasil produksinya sendiri.

Dengan kapabilitas yang dimilikinya pada tahun 2022, CHIP telah terdaftar sebagai vendor untuk memasok kebutuhan SIM card, scratch card, dan fulfillment dari operator seluler lain seperti Telkomsel dan Zambia Telecom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper