Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Autopedia Sukses (ASLC) Targetkan Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 61 Persen di 2023

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) targetkan penjualan mobil bekas sebanyak 4.000 unit di tahun 2023. Angka ini naik 60 persen dibanding tahun 2022.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 25 Januari 2023  |  05:31 WIB
Autopedia Sukses (ASLC) Targetkan Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 61 Persen di 2023
Pengunjung melintasi deretan mobil bekas yang dijual di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perusahaan penjualan mobil bekas PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC), menargetkan penjualan mobil bekas tahun 2023 melalui Caroline.id bisa mencapai antara 3.000 sampai dengan 4.000 unit. Jumlah ini meningkat antara 21 persen sampai dengan 61 persen dibandingkan hasil penjualan tahun 2022.

ASLC mencatatkan penjualan 2.481 unit mobil bekas melalui Caroline.id sepanjang 2022. Hasil tersebut jauh melampaui target penjualan mobil bekas tahun 2022 yaitu sebanyak 2.000 unit.

Presiden Direktur ASLC Jany Candra mengatakan kinerja positif tersebut diharapkan dapat berlanjut pada tahun ini.

 “Kerja keras dan cepat dari kami untuk meraih potensi pasar mobil bekas yang sangat besar telah menunjukkan hasil yang baik di tahun 2022. Kami berharap, kinerja positif ini dapat berlanjut tahun ini,” kata Jany dalam keterangan tertulis, Selasa (24/1/2023).

Menurut Jany, meski kondisi ekonomi tahun 2023 diprediksi tidak menentu, ASLC meyakini akan ada peluang pertumbuhan permintaan mobil bekas. Hal ini karena kemungkinan adanya peralihan rencana pembelian mobil oleh masyarakat.

Menurut dia, dengan kondisi tak menentu masyarakat berpeluang untuk beralih membeli mobil bekas ketimbang mobil baru.

“Yang awalnya berencana membeli mobil baru, tetapi kemudian memilih beralih membeli mobil bekas yang lebih murah karena daya beli yang menurun,” kata Jany.

Lebih lanjut, Jany mengungkapkan keberhasilan ASLC menjual mobil bekas melebihi target tersebut menunjukkan kepercayaan dan kepuasan konsumen yang semakin kuat.

Hal ini karena setiap mobil bekas yang dijual melalui Caroline.id dipastikan dalam kondisi baik dan telah melewati inspeksi, sehingga dijamin bebas terendam banjir dan kecelakaan besar. Caroline.id juga menyediakan fasilitas garansi mesin dan transmisi selama satu tahun setelah pembelian.

Adapun pada perdagangan hari ini, Selasa (24/1/2023), saham ASLC bergerak stagnan di level Rp91. Saham ASLC sempat bergerak di level Rp86 pada titik terendahnya dan Rp96 pada titik tertinggi. Tercatat kapitalisasi pasar ASLC mencapat Rp1,16 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ASLC mobil bekas saham
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top