Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dapat Bekingan Hermanto Tanoko, IPO PEVE Oversubscribed 259 Kali

Harga saham emiten milik konglomerat Hermanto Tanoko PT Penta Valent Tbk. (PEVE) oversubscribed pada masa IPO
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Harga saham emiten milik konglomerat Hermanto Tanoko PT Penta Valent Tbk. (PEVE) menguat menyentuh auto reject atas (ARA) di hari pertamanya melantai di Bursa Efek Indonesia serta oversubscribed pada masa IPO, Selasa (24/1/2023).

Harga saham PEVE menguat 34,23 persen ke Rp200 per saham. Saham PEVE pun ditawarkan pada harga tertinggi di level Rp149 saat IPO. Jumlah saham PEVE yang diperdagangkan mencapai 65,25 juta dengan nilai transaksi total mencapai Rp13,04 miliar. Nilai kapitalisasi pasar PEVE tercatat mencapai Rp353,13 miliar dengan price to earning ratio (PER) 7,26 kali.

PEVE menjadi perusahaan ketujuh yang diusung Grup Tancorp milik pebisnis asal Surabaya Hermanto Tanoko. Perusahaan distribusi alat kesehatan ini menawarkan 353,12 juta saham dan berhasil menghimpun Rp52,61 miliar.

Di sela-sela upacara pencatatan saham perdana, Hermanto Tanoko yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Penta Valent mengatakan minat terhadap saham PEVE cukup tinggi. Hal ini terlihat dari pemesanan saham yang melampaui penawaran.

“Yang luar biasa, saham PEVE oversubscribe sampai 259,78 kali lipat oleh sekitar 22.000 investor. Jadi luar biasa sekali animo masyarakat terhadap PEVE,” kata Hermanto, Selasa (24/1/2023).

Hermanto mengharapkan PEVE dapat terus berkembang setelah IPO di bidang distribusi alat kesehatan. Dia mengatakan PEVE memiliki visi untuk terus tumbuh dan menjangkau wilayah yang lebih luas.

PEVE memiliki kegiatan usaha utama sebagai distributor produk farmasi, alat kesehatan dan produk konsumsi seperti kosmetik dan toiletries.

Adapun dana dari hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis Penta Valent dengan rincian antara lain untuk biaya operasional seperti, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, biaya sewa dan lainnya, pembelian barang dagangan dan pelunasan hutang usaha kepada pemasok.

Bersamaan dengan IPO, Perseroan telah menyetujui rencana Program ESA. Program ESA ini dialokasikan sebesar 0,09 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau sebanyak 325.500 saham.

Mengutip hasil analisis tim riset Stockbit dalam unboxing PEVE, valuasi PEVE berdasarkan laporan keuangan per Juli 2022, potensi market cap sebesar Rp214 miliar hingga Rp265 miliar.

P/S sebesar 0,11x hingga 0,14x serta P/E sebesar 10,4 kali sampai dengan 13x. Sedangkan P/BV yaitu sebesar 1,19x hingga 1,4x dengan perhitungan book value sudah mempertimbangkan cash dari IPO. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper