Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pasar Obligasi Indonesia Diprediksi Menarik di Tahun Politik

Tren positif obligasi di tahun politik akan didukung oleh dua faktor, yakni pertumbuhan ekonomi dan kebijakan pemerintah.
Tren positif obligasi di tahun politik akan didukung oleh dua faktor, yakni pertumbuhan ekonomi dan kebijakan pemerintah.
Tren positif obligasi di tahun politik akan didukung oleh dua faktor, yakni pertumbuhan ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Bisnis.com, JAKARTA – Analis menilai tahun politik akan memberikan dampak positif bagi pasar obligasi. Pemilihan Presiden, Calon Legislatif, hingga Kepala Daerah akan serentak dilaksanakan pada 2024 mendatang.

Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto mengatakan tren positif obligasi di tahun politik akan didukung oleh dua faktor.

Pertama, pertumbuhan ekonomi di tahun politik akan cenderung solid. Hal ini lantaran, injeksi likuiditas yang digunakan untuk kampanye akan menopang tingkat konsumsi. Hal tersebut kemudian berbanding lurus terhadap pertumbuhan GDP.

Adapun, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 sebesar 5,3 persen.

“Indeks likuiditi kencang, akan support konsumsi dan PE kita akan solid. Kalau PE kita lebih bagus dari yang lain asing ngelihatnya positif, biasanya gap ekonomi kita lebih bagus asing ngeliatnya positif indonesia munghkin bisa jadi salah satu pilihan,” kata Handy dalam Webinar Bond Market Outlook 2023, Rabu (11/1/2023).

Faktor kedua, lanjut Handy, jelang tahun politik pemerintah tidak akan mengeluarkan kebijakan yang tidak populer seperti menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini, kata dia, dapat mendorong tingkat inflasi ke level yang lebih rendah.

“Positif untuk pasar obligasi. kalau Kita lihat tahun politik tahun depan dan sekarang support dari GDP jadi ada dan tekanan inflasinya gak akan naik banyak karena gak ada lagi kenaikan administred price,” kata Handy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper