Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cuan Pakuwon Jati (PWON) Bertambah Usai Pencabutan PPKM

PWON mencatat pencabutan PPKM membuat jumlah pengunjung mal kian melonjak hingga menyamai angka pada masa sebelum pandemi.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 03 Januari 2023  |  20:39 WIB
Cuan Pakuwon Jati (PWON) Bertambah Usai Pencabutan PPKM
Mal Kota Kasablanka, salah satu pusat perbelanjaan yang dimiliki PT Pakuwon Jati Tbk. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) menyebut dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mendongkrak pendapatan recurring income.

Direktur PWON Ivy Wong mengatakan adanya pencabutan PPKM membuat jumlah pengunjung mal kian melonjak hingga menyamai angka pada masa sebelum pandemi. PWON juga sudah berhenti memberikan diskon rental terhadap para tenant pada segmen mal yang akan meningkatkan pendapatan berulang atau recurring income.

“Kami juga sudah henti memberikan rental discount kepada tenant. Jelas recurring income dari mal akan mulai naik untuk 2023,” ujar Ivy kepada Bisnis, Selasa (3/1/2023).

Selain segmen mal, Ivy menyebut segmen perhotelan juga kian pulih. Adapun rasio okupansi kian meningkat berkat dicabutnya PPKM.

Mengenai target untuk 2023, Ivy mengatakan akan ada peningkatan tetapi tidak banyak karena terdampak oleh PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan). Adapun untuk pengakuan segmen apartemen PWON masih harus menunggu pemenuhan dan Surat Izin Gangguan atau hinder ordonantie (HO). 

Meski demikian, Ivy belum bisa membeberkan mengenai target PWON untuk tahun 2023. Hal ini karena laporan keuangan untuk tahun buku 2022 belum rampung disusun.

“Laporan fiscal year 2022 result belum ada. Saya belum bisa info target untuk 2023,” ujar Ivy.

Pada 2022, PWON memasang target pendapatan sebesar Rp5,93 triliun. Sementara untuk laba bersih sebesar Rp1,97 triliun dan marketing sales sebesar Rp1,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakuwon jati emiten properti recurring income
Editor : Farid Firdaus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top