Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Krakatau Steel (KRAS) Targetkan IPO Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) Rp3,1 Triliun

Krakatau Steel menargetkan penghimpunan dana sebesar US$100 juta-US$200 juta atau Rp1,57 triliun hingga Rp3,14 triliun dari IPO Krakatau Sarana Infrastruktur.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Silmy Karim dalam bincang-bincang bersama wartawan. Krakatau Steel menargetkan penghimpunan dana sebesar US$100 juta-US$200 juta atau Rp1,57 triliun hingga Rp3,14 triliun dari IPO Krakatau Sarana Infrastruktur. /Bisnis-Annisa Kurniasari Saumi
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Silmy Karim dalam bincang-bincang bersama wartawan. Krakatau Steel menargetkan penghimpunan dana sebesar US$100 juta-US$200 juta atau Rp1,57 triliun hingga Rp3,14 triliun dari IPO Krakatau Sarana Infrastruktur. /Bisnis-Annisa Kurniasari Saumi

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) bakal membawa PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melalui IPO ini, Krakatau Steel menargetkan penghimpunan dana sebesar US$100 juta-US$200 juta atau Rp1,57 triliun hingga Rp3,14 triliun (estimasi kurs Jisdor Rp15.731 per dolar AS).

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan Krakatau Steel telah mendapatkan komitmen dari stand by buyer untuk IPO KSI.

"Sehingga rencana IPO tidak terpengaruh kondisi pasar modal, baik nasional dan internasional," kata Silmy dalam paparan publik Krakatau Steel, Jumat (30/12/2022).

Dia melanjutkan, dirinya mendorong manajemen KRAS untuk melaksanakan IPO dengan kehadiran stand by buyer ini. Dia menuturkan, kehadiran stand by buyer ini menambah kepercayaan diri Krakatau Steel membawa KSI melantai di Bursa.

"Kalau tidak ada [stand by buyer], tentu tidak akan kami lakukan IPO," ucapnya.

Meski demikian, Silmy belum dapat menyebut pihak mana yang akan menjadi stand by buyer IPO KSI.

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Silmy mengatakan saat ini KRAS tengah dalam proses menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) Krakatau Sarana Infrastruktur.

"Hal ini akan menjadi rencana strategis Krakatau Steel di 2023," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper