Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dana Kelolaan Reksa Dana Turun pada November 2022, Ini Penyebabnya

Dana kelolaan reksa dana produk reksa dana secara industri per 30 November 2022 ada di posisi Rp515,447 triliun, turun dari sebulan sebelumnya Rp521,96 triliun.
Dana kelolaan reksa dana produk reksa dana secara industri per 30 November 2022 ada di posisi Rp515,447 triliun, turun dari sebulan sebelumnya Rp521,96 triliun. Bisnis/Himawan L Nugraha
Dana kelolaan reksa dana produk reksa dana secara industri per 30 November 2022 ada di posisi Rp515,447 triliun, turun dari sebulan sebelumnya Rp521,96 triliun. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksa dana tercatat mengalami penurunan pada akhir November lalu.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip pada Kamis (8/12/2022), dana kelolaan reksa dana produk reksa dana secara industri per 30 November 2022 ada di posisi Rp515,447 triliun.

Realisasi tersebut menurun bila dibandingkan dengan catatan per akhir Oktober 2022 sebanyak Rp521,96 triliun. Hasil tersebut sekaligus melanjutkan tren penurunan dana kelolaan industri sejak September lalu.

Jumlah dana kelolaan reksa dana telah menurun sekitar 10,3 persen dari posisi Januari 2022 senilai Rp574,63 triliun

Di tengah penurunan tersebut, reksa dana dana saham masih mampu mencatatkan kinerja yang positif. Tercatat, dana kelolaan reksa dana saham adalah sebesar Rp113,38 triliun, naik dari posisi akhir Oktober 2022 sebanyak Rp112,93 triliun.

Sementara itu, reksa dana terproteksi berbasis obligasi atau fixed income fund terpantau menurun dari Rp144,59 triliun pada akhir Oktober 2022 menjadi Rp142,55 triliun.

Selanjutnya, dana kelolaan reksa dana pasar uang terpantau turun tipis menjadi Rp94,03 triliun dari sebelumnya Rp97,05 triliun.

Terkait hal tersebut, Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan penyumbang penurunan jumlah dana kelolaan sepanjang November 2022 berasal dari reksa dana terproteksi dan pasar uang.

Menurutnya jumlah dana kelolaan industri reksa dana masih akan menurun hingga akhir tahun 2022. Hal tersebut utamanya disebabkan oleh gelombang penarikan dana dari institusi asuransi jiwa.

Wawan menuturkan penarikan dana oleh asuransi jiwa masih akan terjadi pada awal tahun depan. Sehingga, jumlah dana kelolaan reksa dana pun masih berpotensi untuk turun lebih lanjut.

"Penarikan dana asuransi jiwa kami prediksi hingga kuartal II tahun depan, setelah itu baru industri akan berkembang sesuai dengan minat investasi masyarakat dan juga institusi lain," katanya.

Jumlah Dana Kelolaan Reksa Dana Hingga Akhir November 2022

No

Jenis Reksa Dana

Dana Kelolaan (Triliun Rp)

Dana Kelolaan (%)

1

Capital Protected Fund

98,02

19,02

2

Equity Fund

113,38

22

3

Exchanged Traded Fund

13,12

2,55

4

Fixed Income Fund

142,55

27,66

5

Global Fund

14,97

2,9

6

Index Fund

11,85

2,3

7

Mixed Asset Fund

23,48

4,56

8

Money Market Fund

94,03

18,24

9

Sukuk Based Fund

4,04

0,76

 

 

515,47

100

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper