Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Balikan Rugi Jadi Laba Rp78,94 Miliar Kuartal III/2022

Pembanguan Jaya Ancol (PJAA) berhasil membalikan rugi jadi laba sebesar Rp78,94 miliar pada kuartal III/2022.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  12:42 WIB
Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Balikan Rugi Jadi Laba Rp78,94 Miliar Kuartal III/2022
Foto udara kawasan Pantai Ancol. - ancol.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah melalui tahun-tahun yang sulit degan mencatatkan kerugian akibat pandemi Covid-19, emiten pengelola Ancol dan Dufan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) berhasil bangkit dan berbalik laba sampai dengan kuartal III/2022.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Bisnis, PJAA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp630,40 miliar sampai dengan kuartal III/2022, tumbuh 158 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp244,21 miliar.

Dari peningkatan pendapatan tersebut, Ebitda PJAA berbalik dari rugi Rp30,94 miliar menjadi positif Rp246,84 miliar. Adapun, Perseroan berhasil berbalik mencatat laba bersih sebesar Rp78,94 miliar, berbalik dari rugi Rp192,81 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

"Perusahaan berhasil meningkatkan kinerja perusahaan yang tercermin dari kenaikan jumlah pengunjung serta perbaikan pendapatan dan laba bersih yang membuat rasio keuangan perusahaan semakin baik," papar Direktur Utama PJAA Winarto, dalam paparan publik, Jumat (2/11/2022).

Jumlah pengunjung Ancol sampai dengan September 2022 tercatat mencapai 5,29 juta orang atau naik 148 persen dari tahun lalu hanya 2,13 juta orang.

Tahun depan, Winarto menyebutkan PJAA memiliki strategi untuk 2023 adalah meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan dengan melakukan kontrol yang ketat dan efektif serta efisien pada operational expenditure (opex) perseroan.

Adapun alokasi capital expenditure (capex) pada 2023 adalah sekitar Rp251 miliar dan pendapatan pada 2023 ditargetkan menjadi Rp.1,1 triliun.

"Angka tersebut mendekati pendapatan kita sebelum covid-19," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangunan jaya ancol Covid-19 capex opex
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top