Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemegang Saham Setujui Ancol (PJAA) Perluas Kawasan

Pengelola Ancol sepakat untuk melakukan kajian berupa feasibility study, pembiayaan dan model/skema/konsep/struktur dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan.
Pengunjung bermain wahana Turangga Rangga saat mengunjungi Dufan Night di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Dufan Night yang diselenggarakan untuk memeriahkan awal tahun 2022 tersebut berlangsung dari 7-8 Januari 2022 dengan mengangkat tema Dress Up as Your Favourite Movie Character. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Pengunjung bermain wahana Turangga Rangga saat mengunjungi Dufan Night di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Dufan Night yang diselenggarakan untuk memeriahkan awal tahun 2022 tersebut berlangsung dari 7-8 Januari 2022 dengan mengangkat tema Dress Up as Your Favourite Movie Character. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengelola Ancol dan Dufan, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sepakat untuk melakukan kajian yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PJAA sepakat untuk melakukan kajian berupa feasibility study, pembiayaan dan model/skema/konsep/struktur dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan. Adapun 100 persen atau 1,45 miliar saham dari seluruh total saham yang hadir telah menyetujui usulan keputusan mata acara RUPSLB.

“Sebagai dasar pelaksanaan perluasan kawasan dengan tetap memperhatikan dan memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sambung manajemen PJAA dikutip pada Senin (26/9/2022).

Meski demikian, tidak disebutkan anggaran yang akan digelontorkan untuk melakukan kajian tersebut dalam agenda RUPSLB.

Selain ekspansi baru, PJAA juga telah melakukan penyegaran di jajaran direksi. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Ancol pada Agustus lalu menyetujui usulan untuk mengganti seluruh direksi perseroan.

PJAA telah mengangkat Winarto sebagai Direktur Utama, menggantikan Teuku Sahir Syahali. RUPS PJAA juga mengangkat Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo, dan Cahyo Prakoso sebagai Direktur, menggantikan Budi Santoso, Wing Antariksa, dan Febrina Intan.

Berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit per 30 Juni 2022, PJAA mencatatkan pendapatan usaha Rp413,72 miliar naik 96,19 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp210,87 miliar.

PJAA mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp37,43 miliar pada Semester I/2022 berbalik dari posisi rugi sebesar Rp94,86 miliar pada semester I/2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper