Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham GOTO Sentuh ARB 4 Hari Beruntun Bebani IHSG, Mengapa?

Saham Gojek Tokopedia (GOTO) menjadi saham nomor 5 yang terbesar bobotnya di IHSG.
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) tercatat telah mengalami auto reject bawah sejak awal pekan ini, hingga penutupan Kamis (1/12/2022). Pelemahan saham GOTO ini dapat memberatkan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Technical Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora mengatakan sebagai salah satu emiten yang memiliki market cap besar, menurutnya pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh pergerakan GOTO.

"Hal ini akan menjadi pemberat IHSG apabila harga saham GOTO tertekan," kata Andhika dihubungi Bisnis, Kamis (1/12/2022).

Dia menjelaskan GOTO menjadi saham nomor 5 yang terbesar bobotnya di IHSG. Menurutnya, pergerakan GOTO akan berpengaruh terhadap IHSG kedepannya.

Sebagai informasi saham GOTO tercatat turun menyentuh batas auto reject bawah, yakni 10 poin atau 6,62 persen ke level 141. Bersamaan dengan turunnya harga saham GOTO, kapitalisasi pasar GOTO juga turun menjadi Rp167 triliun.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan sejauh ini tekanan jual terhadap saham GOTO menurutnya masih besar. Menurutnya, terdapat potensi saham GOTO menuju support di level 114 yang merupakan Fibonacci cluster.

"Akan menjadi sinyal positif apabila sebelum mencapai level tersebut, harga sudah mulai rebound, artinya membuka harapan untuk mulai membentuk trend reversal," ujar Ivan.

Dia melanjutkan, berhubung tekanan jual tinggi, tidak menutup kemungkinan terjadi rebound sewaktu-waktu terhadap saham GOTO.

Binaartha Sekuritas merekomendasikan investor untuk speculative buy dengan target terdekat Rp160 dan support Rp114.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper