Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

TBS Energi (TOBA) Siapkan Capex Rp937 Miliar pada 2023, Kongsi GOTO Diperkuat?

Untuk sumber pendanaan capex TBS Energi Utama (TOBA) pada tahun depan seluruhnya akan didanai menggunakan kas internal.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  12:22 WIB
TBS Energi (TOBA) Siapkan Capex Rp937 Miliar pada 2023, Kongsi GOTO Diperkuat?
PT Gojek Indonesia menggandeng PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) membentuk perusahaan patungan atau joint venture (JV) ekosistem motor listrik bertajuk Electrum, Kamis (18/11 - 2021).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten batu bara dan kendaraan listrik PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai US$60 juta atau setara Rp937,67 miliar (asumsi kurs Rp15.627) pada 2023.

Head of Corporate Strategy TBS Energi Utama Nafi Achmad Sentausa menyebutkan capex pada 2023 kurang lebih sekitar US$50 juta–US$60 juta.

“Alokasinya difokuskan ke dua pilar bisnis energi baru terbarukan dan kendaraan listrik,” jelasnya dalam paparan publik, Kamis (1/12/2022).

Seperti diketahui, TOBA memiliki perusahaan patungan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), yakni Electrum yang mempunyai ambisi memasok 2 juta unit motor listrik untuk kebutuhan di dalam negeri. Setidaknya sampai 3 tahun mendatang atau 2025, Electrum tercatat menargetkan penjualan hingga 500.000 unit motor listrik.

Untuk sumber pendanaan capex tahun depan, Nafi menyebutkan seluruhnya akan didanai menggunakan kas internal.

“Ke depan kita juga memiliki fleksibilitas untuk mengeksplor berbagai opsi pendanaan untuk mendanai pipeline proyek yang kita miliki,” jelasnya.

Adapun, Nafi menjelaskan kebutuhan investasi TOBA sampai dengan 2025 mencapai US$500 juta, dan untuk EBT sekitar US$150 juta.

Selain itu, dari target produksi batu bara, TOBA masih memasang target serupa dengan tahun ini, antara 3-3,5 juta ton dalam setahun.

“Dari segi penjualan untuk internasional juga mirip dengan tahun ini dan 2021 di mana mayoritas ke China, India, dan juga Hong Kong, sekitar 70 persen ke negara-negara itu,” jelasnya.

Sampai dengan kuartal III/2022, TOBA mencetak pendapatan mencapai US$469,13 juta naik 63,56 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$286,80 juta. Pertumbuhan ini mayoritas juga bersumber dari kenaikan harga batu bara.

Dari catatan tersebut TOBA masih mampu meraup laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 60,22 persen dari sebesar US$34,17 juta pada sembilan bulan 2021, menjadi sebesar US$54,75 juta pada sembilan bulan 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kendaraan Listrik belanja modal capex TBS Energi Utama Tbk.
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top