Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Matahari (LPPF) Buka Gerai Baru di Bontang, Total Toko Jadi 144 Unit

Gerai baru Matahari Department Store (LPPF), Matahari Citimall Bontang menargetkan produktivitas gerai yang lebih tinggi dalam format yang komprehensif.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  14:54 WIB
Matahari (LPPF) Buka Gerai Baru di Bontang, Total Toko Jadi 144 Unit
Gerai baru PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) - Dok.Perusahaan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) kembali membuka gerai baru di luar Pulau Jawa. Toko anyar yang berlokasi di Citimall Bontang, Kalimantan Timur menjadi gerai keenam yang dibuka Matahari pada 2022.

Manajemen LPPF dalam keterangan resmi menyebutkan gerai baru ini dibuka di lokasi yang strategis. Citimall Bontang merupakan perbelanjaan terbesar pertama di kota Bontan.

Matahari Citimall Bontang menargetkan produktivitas gerai yang lebih tinggi dalam format yang komprehensif. Gerai baru itu menggunakan pencahayaan 100 persen LED dan merupakan gerai ketujuh di Kalimantan Timur sehingga total gerai dalam portofolio Matahari mencapai 144 unit.

“Kami senang atas pembukaan gerai Matahari terbaru kami di Citimall Bontang, Kalimantan Timur. Kehadiran Matahari baru ini merupakan bagian dari upaya kami untuk lebih dekat dengan masyarakat dan akan memperkuat pangsa pasar kami di Kalimantan Timur. Kami yakin gerai ini akan memenuhi kebutuhan fesyen pelanggan kami dengan penawaran merchandise terbaru kami,” kata CEO Matahari Terry O’Connor, Kamis (1/12/2022).

Terry mengatakan Matahari Citimall Bontang berpotensi mendukung ekonomi setempat dengan mempekerjakan 130 karyawan lokal.

Sampai akhir 2022, Matahari akan membuka empat gerai baru lainnya yang masing-masing berlokasi di Manado (Sulawesi Utara), Kendari (Sulawesi Tenggara), Jakarta Timur dan Gresik (Jawa Timur).

Dengan rencana penambahan tersebut, total ekspansi bisnis Matahari menjadi 10 gerai baru selama 2022.

Selanjutnya, Matahari akan membuka 12–15 gerai baru pada 2023 dengan visibilitas pembukaan 3–4 gerai pertama di awal 2023. Jumlah gerai yang akan beroperasi secara nasional pada akhir 2022 akan menjadi 148 dan ditargetkan menjadi 160 atau lebih pada akhir 2023.

Terry sebelumnya menyampaikan Matahari akan mengalokasi sekitar Rp400 miliar untuk belanja modal atau capex pada 2023. Matahari bakal melanjutkan ekspansi penambahan toko, termasuk investasi pada gerai merek baru.

"Setiap tahun biasanya kami mengalokasikan belanja modal Rp400 miliar. Kami bisa mengatur alokasi ini sembari tetap memberi dividen yang menarik bagi para investor," kata Terry dalam wawancara dengan Bisnis, Rabu (26/10/2022).

Terry menjelaskan Matahari akan membuka sekitar 12 sampai 15 toko format besar atau department store. Dengan kebutuhan investasi di setiap toko sekitar Rp12 miliar, total capex yang diperlukan setidaknya mencapai Rp144 miliar atau 40 persen dari total alokasi.

Terry mengemukakan alokasi capex 2023 juga akan dipakai untuk membuka gerai dalam format lebih kecil untuk merek-merek dalam portofolio Matahari. Perusahaan berencana meluncurkan merek anyar 'Suko' pada Mei atau Juni 2023 dengan jumlah gerai 20 unit

"Ekspansi juga mencakup penambahan toko dengan merek yang lebih spesifik dengan format lebih kecil yang membutuhkan sekitar Rp3 miliar sampai Rp4 miliar. Setiap tahun tambahannya sekitar 25 sampai 30 toko, ini bisa dari merek Suko, Nevada Sports, toko perlengkapan bayi, dan sebagainya," papar Terry.

Ekspansi dan investasi Matahari yang berlanjut tecermin dari laporan keuangan perusahaan kuartal III/2022. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sampai akhir September 2022 mencapai Rp193,57 miliar, naik dari posisi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp43,81 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari department store emiten ritel lppf
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top