Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

China Siap Longgarkan Lockdown, Harga Tembaga dan Nikel Naik

Harga tembaga dan nikel menguat menyusul rencana China melonggarkan lockdown sehingga dapat meningkatkan permintaan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 November 2022  |  08:45 WIB
China Siap Longgarkan Lockdown, Harga Tembaga dan Nikel Naik
Harga tembaga dan nikel menguat menyusul rencana China melonggarkan lockdown sehingga dapat meningkatkan permintaan. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga komoditas logam dasar seperti tembaga dan nikel terpantau menguat di tengah terjadinya protes masyarakat China terhadap kebijakan zero covid.

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (30/11/2022), harga tembaga di London Metal Exchange (LME) naik 1 persen ke posisi US$8.037,50 per metrik ton. Kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditas logam lain seperti nikel yang reli 4,8 persen dan emas menguat 0,4 persen.

Harga tembaga sempat reli hingga 2 persen seiring dengan meredanya protes masyarakat di China setelah pemerintah menurunkan pasukan polisinya. Protes masyarakat juga berujung pada pelonggaran kebijakan lockdown di sejumlah wilayah secara diam – diam.

China juga merespons protes ini dengan mendorong program vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia. Sentimen ini mendorong spekulasi pasar bahwa kebijakan zero covid di negara tersebut akan mulai dilonggarkan.

Analis di Marex Alastair Munro menyebutkan di tengah kekhawatiran pelaku pasar terkait pembukaan kembali kegiatan ekonomi, China masih terlihat tetap membeli logam – logam dasar.

“Uang pembelian tersebut masuk ke sejumlah bidang yang mengindikasikan adanya pembukaan kegiatan ekonomi,” jelasnya dikutip dari Bloomberg.

Adapun, kebijakan ketat China telah membebani harga komoditas logam dasar sepanjang tahun 2022. Harga tembaga tercatat telah anjlok 25 persen dari level tertingginya di bulan Maret 2022.

Pergerakan harga tembaga pada bulan ini terpantau mencatatkan pemulihan seiring dengan munculnya harapan terkait pelonggaran kebijakan zero covid China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Nikel komoditas tembaga komoditas logam
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top